BORNEONEWS, Palangka Raya - Kesepakatan Kemitraan Bersama Upgrading Natural Rubber Smallholders Green-Enterprise di Blok C Kabupaten Pulang Pisau antara USAID Lestari Landscape Kalimantan Tengah dengan KPw Bank Indonesia (BI) ditandatangani, Selasa (19/7/2016).
Kesepakatan ini merupakan upaya meningkatkan output dan kualitas produksi karet dari petani. Hal ini diungkapkan Setian, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng Bidang Ekonomi Moneter dalam pertemuan tersebut.
"BI bekerja sama dengan USAID Lestari mengembangkan karet melalui pembangunan rumah bokar dan pemberian pelatihan teknis kepada petani karet," ungkap Setian.
Budidaya karet ini diidentifikasikan sebagai salah satu kegiatan Low Emissions Development yang diharapkan akan memberikan manfaat dalam meningkatkan mata pencaharian warga, mendukung tersedianya bahan baku untuk industri lokal, dan meningkatkan kesempatan pengelolaan lahan yang lebih baik serta perlindungan terhadap kebakaran, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau.
Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah Rawing Rambang melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Lety Wati sebagai pembina dari sisi kepemerintahan mengungkapkan, hingga saat ini keterbatasan finansial dan keahlian kelompok tani mengakibatkan belum tersedianya rumah pengering Bokar.
"Kita mengapresiasi kesepakatan ini dengan harapan melalui hal ini bisa membuat para petani dapat meningkatkan pendapatan dan mata pencaharian produsen karet," ungkapnya. (TESTI PRISCILLA/m)








