JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Kepolisian Resor Jayapura di Papua memberikan peringatan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara di musim hujan. Cuaca ekstrem, yang ditandai dengan hujan deras dan angin kencang, tengah melanda wilayah ini. Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) AKP Baharuddin Buton, menekankan pentingnya kewaspadaan di jalan raya. Menurutnya, jalan yang licin akibat hujan dan keberadaan material seperti pasir dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. "Kami meminta agar warga meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Usahakan untuk mengemudikan kendaraan dengan kecepatan sedang guna mengurangi potensi kecelakaan," jelasnya. Kasatlantas menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu ini diperkirakan akan berlangsung beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, sangat penting bagi pengendara untuk memastikan bahwa kendaraan mereka dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan. "Pastikan semua kelengkapan kendaraan sudah diperiksa sebelum berangkat, termasuk kaca spion, rem, dan mesin. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat berkendara," tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi semua rambu-rambu lalu lintas, terutama *traffic light*, sebagai upaya pencegahan kecelakaan. "Banyak pengendara yang masih melanggar rambu-rambu, khususnya *traffic light*, yang dapat berakibat fatal, terutama saat hujan. Oleh karena itu, sangat penting untuk lebih disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas," imbuhnya. Lebih lanjut, Kasatlantas mengungkapkan bahwa personel Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura akan tetap mengawasi dan mengatur lalu lintas selama musim hujan. Oleh karena itu, para pengendara diharapkan untuk selalu membawa dan menggunakan kelengkapan berkendara yang sesuai, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta helm. "Harapan kami, dengan adanya kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi dari masyarakat, insiden kecelakaan dapat diminimalkan, sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman," tutupnya. ANTARA