JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, secara tegas meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera menangani masalah drainase yang tersumbat di jalanan protokol. Tindakan ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kemacetan yang lebih parah. Dalam pernyataannya di Sentani, Semuel menyampaikan bahwa adanya penyumbatan drainase dapat mengakibatkan penumpukan sedimen. Situasi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama ketika hujan deras yang disertai dengan angin kencang berlangsung sepanjang malam. Akibatnya, beberapa titik di ruas jalan protokol Sentani mengalami banjir. "Perhatian harus diberikan terhadap masalah kecil seperti ini, karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat saat berkendara di jalan raya. Oleh karena itu, Dinas PUPR diharapkan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali," ujar Semuel. Selain itu, ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk lebih memperhatikan kompleks perumahan yang padat penduduk, terutama terkait dengan pengelolaan sampah. Semuel menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, terutama di musim hujan, karena tumpukan sampah dapat memicu bau tidak sedap, menarik lalat, dan mengganggu kenyamanan warga. "Ketika hujan turun, jika sampah dibiarkan menumpuk, maka akan menyebabkan masalah bau dan kesehatan yang tidak menyenangkan bagi masyarakat. Kami minta agar hal ini diperhatikan dengan serius," tuturnya. Pj Bupati juga mengajak masyarakat untuk bekerjasama dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. "Kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat sangat penting, terutama di musim hujan seperti sekarang. Dengan adanya kerjasama ini, kenyamanan sosial di lingkungan kita akan terwujud dan terjaga," tambahnya. ANTARA