MATARAM –
**Borneonews - Mataram** Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) telah mengambil langkah signifikan dengan menugaskan sekitar 3.000 personel untuk memastikan keamanan dan kelancaran penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Acara balap motorsport bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 September 2024. Kepala Polda NTB, Inspektur Jenderal Polisi Umar Faroq, menjelaskan bahwa jumlah personel yang dikerahkan cukup besar. "Kami memerlukan bantuan sekitar 3.000 personel pengamanan. Ini bertujuan untuk melindungi semua pintu masuk," ungkapnya dalam sebuah konferensi pers di Mataram. Memastikan keamanan di semua titik akses yang menghubungkan Pulau Lombok menjadi prioritas, termasuk di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Pelabuhan Kayangan, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, dan Pelabuhan Bangsal. Kapolda menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar para penonton merasa aman dan nyaman saat menikmati ajang balap berskala internasional ini. "Acara MotoGP tahun ini diperkirakan akan menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah seperti Bali, Kalimantan, Jawa, dan lainnya. Oleh sebab itu, seluruh akses kedatangan akan diamankan secara ketat," imbuhnya. Tidak hanya berfokus pada Sirkuit Mandalika, pengamanan juga akan diterapkan pada parade para pembalap MotoGP yang dijadwalkan berlangsung di jalan Udayana, Kota Mataram, pada 25 September 2024. Dalam acara tersebut, pembalap akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, yang diharapkan dapat menambah semarak kegiatan. "Jadi, kami mengundang semua pihak untuk hadir di sana (Jalan Udayana). Kami tentunya akan menyiapkan sistem pengamanan yang memadai juga," tutupnya. Dengan langkah ini, Polda NTB berharap agar penyelenggaraan MotoGP dapat berlangsung dengan sukses dan memberikan pengalaman positif bagi semua pengunjung. ANTARA