**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bidang Koordinator Industri dan Pembangunan, Rachmat Gobel, mengenang kenangan berharga bersama ekonom terkemuka Faisal Basri, yang telah berpulang pada hari Kamis. Dalam pernyataannya, Rachmat menyatakan bahwa Faisal banyak memberikan wawasan berharga mengenai ekonomi, baik dalam ranah makro maupun mikro. Keduanya sering terlibat dalam diskusi mendalam mengenai isu-isu ekonomi tersebut.
Selama Rachmat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia awal tahun 2000-an, Faisal Basri berperan besar dalam membantu penyusunan *Roadmap* Industri 2010 dan Visi 2030. Rachmat mengungkapkan bahwa pada masa itu, mereka dihadapkan pada pesimisme dari banyak pengusaha mengenai masa depan industri di Indonesia. Namun, melalui *Roadmap* yang disusun, mereka berupaya membangkitkan semangat dan memberikan masukan kepada pemerintah mengenai pengembangan industri.
Ketika Rachmat Gobel menjabat sebagai Wakil Ketua DPR, Faisal Basri juga menjadi figura penting dalam diskusi mengenai kondisi ekonomi tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Rachmat menilai Faisal sebagai sosok yang tegas, kritis, dan tidak hanya memanfaatkan keadaan untuk kepentingan pribadi.
Dikenal sebagai ilmuwan yang terbuka, Faisal selalu mau mengakui jika ada kesalahan dalam pendapatnya, sehingga ia menjadi teman diskusi yang menyenangkan. Rachmat mengungkapkan, kritik-kritik yang disampaikan oleh Faisal sering kali bersifat konstruktif dan berdasar, mencerminkan kebenaran yang seringkali terabaikan. Kepergian Faisal Basri meninggalkan kesedihan mendalam bagi Rachmat, yang merasa kehilangan sosok baik tersebut.
Mantan Menteri Perdagangan ini juga menilai bahwa Indonesia sangat memerlukan kehadiran sosok seperti Faisal Basri, yang selama hidupnya berkomitmen untuk mengedukasi dan mencerdaskan bangsa melalui pandangan dan kritik yang membangun, terutama dalam bidang ekonomi. Ia berharap semoga almarhum mendapatkan husnulkhatimah dan tempat terbaik di sisi-Nya.
Faisal Basri, seorang ekonom alumnus Universitas Indonesia dan pendiri Institute for Development of Economics & Finance (Indef), meninggal dunia pada hari Kamis, dini hari di Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta. Faisal menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada tahun 1985, dan meraih gelar *Master of Arts* di bidang ekonomi dari *Vanderbilt University* di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat pada tahun 1988.
Sebagai keponakan mendiang mantan Wakil Presiden RI Adam Malik, Faisal memulai kariernya sebagai pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dengan mengampu berbagai mata kuliah, termasuk Ekonomi Politik dan Ekonomi Internasional. Dia juga terlibat dalam pengajaran Program Magister Akuntansi, Program Magister Manajemen, serta Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Pembangunan di Universitas Indonesia sejak tahun 1988 hingga saat ini.
Dalam perjalanan karir akademisnya, Faisal pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Ekonomi dan Studi Pembangunan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dari tahun 1995 hingga 1998, serta sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Jakarta antara tahun 1999 dan 2003. Di sektor pemerintahan, Faisal Basri juga pernah menjabat sebagai anggota Tim Perkembangan Perekonomian Dunia di bawah Asisten II Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan pada tahun 1985 hingga 1987, serta menjadi anggota Tim Asistensi Ekuin untuk Presiden RI pada tahun 2000.
ANTARA
Kenangan Rachmat Gobel tentang Faisal Basri, Ekonom Inspiratif
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







