BORNEONEWS, Palangka Raya - Perusahaan peleburan baja terbesar nomor tiga di dunia akan berdiri di Kalimantan Tengah. Tentunya ini hal istimewa bagi Kalteng, karenanya Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menjanjikan perlakuan istimewa bagi perusahaan istimewa ini.

"Kita akan permudah. Gubernur langsung yang akan mengawal proses perizinannya sampai ke pusat. Kalau di bawah-bawah (birokrasi) berbelit, kita langsung ke Presiden. Kalau perlu satu kali 24 jam selesai, Gubernur tandatangani," ungkap gubernur saat menerima kunjungan pengusaha nasional Abdul Rasyid bersama dengan pengusaha dari China dan India di Istana Isen Mulang, Selasa (19/7/2016).

Sementara Abdul Rasyid mengatakan, sebenarnya banyak pengusaha dan investor dari China yang ingin berinvestasi di Indonesia, namun pemerintah tidak terbuka.

"Banyak sekali investor China yang ingin investasi di Indonesia. Tapi kendalanya informasi potensi yang ada tidak dibuka seluas-luasnya," jelas Rasyid. 

Ia mengatakan, perusahaan baru ini akan menyerap 60 persen tenaga kerja lokal. Sementara 40 persen sisanya adalah tenaga ahli yang 20 persennya berasal dari Indonesia dan sisanya dari Luar Indonesia. (TESTI PRISCILLA/m)