BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami kendala akibat sistem e-materai yang mengalami gangguan secara nasional.
"Sejak tanggal 1 September 2024 kami mencari e-materai melalui website Peruri, tetapi mungkin banyak pelamar CPNS yang mengakses, jadi down. Kami coba akses malam pun sudah tidak bisa," kata Sanah salah satu pelamar CPNS dari Kotim, Kamis, 5 September 2024.
Ia menerima informasi bahwa e-materai dapat dibeli di kantor Pos Indonesia. Sehingga dirinya mengunjungi kantor Pos Cabang Sampit. Namun dari pertama ia datang tanggal 3-4 September 2024 dirinya tak mendapatkan e-materai sebab di kantor pos pun mengalami kendala yang sama.
"Alhamdulillah hari ini sudah dilayani, kami sudah mendapat nomor anterian dan harus sabar menunggu," ujarnya.
Ia mengaku, kendala ini cukup menguras emosi dan kesabaran karena mempertaruhkan impiannya yang ingin menjadi CPNS. Gangguan e-materai ini membuat dirinya ketar-ketir karena sudah mendekati hari terakhir pendaftaran.
--page
Sementara itu, Supervisor Pelayanan Kantor Pos Sampit Didi Saptono, mengonfirmasi gangguan layanan e-materai juga dialami pihaknya sama seperti yang terjadi di website Peruri. Meski demikian, layanan tetap berjalan kondusif karena permintaan e-materai tidak terlalu melonjak signifikan.
Gangguan e-materai di Kantor Pos Samput terjadi sejak Selasa, 3 September 2024 pukul 17.30 WIB. Awalnya keterangan dari aplikasi tertulis bahwa stok habis dan keesokan harinya ada pemberitahuan gangguan,
"Gangguannya total sampai tanggal 4 Septembe. Pagi ini baru bisa dicoba lagi, namun belum stabil. Akhir-akhir ini, permintaan rata-rata dari pelamar CPNS setiap orang bisa mencapai 3-4 e-materai," katanya.
Terakhir, pagi ini pukul 09.18 WIB aplikasi e-materai di Kantor Pos sampit sudah dapat diakses namun gangguan masih terjadi saat pembayaran. (DEWI PATMALASARI/j)









