MATARAM –
**Borneonews - Lombok Utara**, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat (NTB), Zamroni Aziz, telah resmi mengukuhkan ribuan anggota Satuan Komunitas Pramuka Ikhlas Beramal di Lombok Utara. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam sebuah apel siaga yang diadakan di Lapangan Kantor Bupati Lombok Utara, dengan pernyataan resmi pada hari Kamis. Zamroni Aziz menekankan pentingnya peran madrasah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan. Ia menjelaskan bahwa *pramuka* sebagai sebuah organisasi berasal dari masyarakat dan memiliki kontribusi signifikan pada pendidikan generasi muda. Dalam pandangannya, *pramuka* merupakan sarana yang efektif bagi generasi muda untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan mereka. Menurutnya, kegiatan dalam *pramuka* sangat berperan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, dan kemanusiaan sejak dini. Ia juga menyoroti bahwa Satuan Komunitas Pramuka Ikhlas Beramal ini merupakan inovasi yang tidak ada di provinsi lain di Indonesia, sehingga NTB berpotensi menjadi contoh bagi provinsi lain dalam pengembangan karakter generasi muda. Wakil Bupati Lombok Utara, Dany Karter Febrianto Ridawan, turut menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Satuan Komunitas Pramuka Ikhlas Beramal Kemenag Lombok Utara. Dalam sambutannya, Dany menekankan bahwa *pramuka* adalah ruang bagi generasi muda untuk belajar, tumbuh, serta berkontribusi kepada masyarakat dan negara, khususnya di Kabupaten Lombok Utara. Menurutnya, *pramuka* memiliki peranan dalam membentuk karakter generasi muda yang kuat, tangguh, dan berdedikasi tinggi. Dany menambahkan bahwa apel Sako Pramuka Ikhlas Beramal Kemenag di Kabupaten Lombok Utara ini merupakan momen strategis bagi seluruh anggota gerakan Pramuka untuk memperkuat ikatan sebagai keluarga besar. Sementara itu, Kepala Kemenag Lombok Utara, Jalalussayuti, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kakanwil Kemenag NTB, serta menyampaikan apresiasi atas bantuan lima unit laptop yang diserahkan kepada para guru madrasah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di madrasah yang ada di daerah tersebut. ANTARA