BORNEONEWS, Gunung Mas - Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas mendirikan posko siaga kebakaran hutan dan lahan. Ini untuk mengantisipasi maraknya kebakaran hutan, lahan dan pekarangan di kabupaten bermoto Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Kepala BPBD Gumas M. Rusdi kepada wartawan saat berada di kantor Bupati Gumas, Selasa (197/2016), menyampaikan, sejak 11 Juli 2016 pihaknya telah mempersiapkan pendirian posko siaga kebaran. Saat ini personil yang ditugaskan di posko selalu siaga untuk mengantisipasi bila terjadi kebakaran.
“Mulai sekarang kita sudah mulai bergerak. Pertama yang kita lakukan adalah mengantisipasi sekaligus anggota kita dikerahkan untuk memantau. Baik kebakaran yang ada di kecamatan, desa, termasuk di wilayah Kuala Kurun,” kata Rusdi.
Menurut dia, saat ini posko siaga kebakaran telah berdiri di Kecamatan Kurun, Kecamatan Tewah dan Kecamatan Rungan. Namun demikian, ujarnya, pihak BPBD juga terus berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan yang tersebar di wilayah Gumas, untuk mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan.
“Kita sudah mendirikan posko di lima titik. Di Kuala Kurun ada tiga posko, Kecamatan Tewah satu posko dan Kecamatan Rungan satu posko. Kita bersama-sama saling berkoordinasi. Pagi ini (kemarin) kami sudah menghadap Bapak Bupati Gunung Mas. Beliau mengimbau supaya semua kecamatan untuk bisa berperan aktif mengantispasi kebakaran hutan, lahan, maupun kebun di daerah ini,” ucapnya.
Rusdi melanjutkan, berdasarkan pantauan BPBD Gumas, hingga saat ini belum ada titik api di daerah tersebut. Namun demikian, petugas BPBD bersama pihak TNI, kepolisian dan pihak terkait lainnya tetap siaga dan mempersiapkan peralatan pemadam kebakaran.
“Kita selalu memantau titik api di wilayah Kabupaten Gunung Mas dan belum ada titik api,” terang Rusdi.
Pada kesempatan tersebut, kepala BPBD Gumas mengingatkan kepada masyarakat untuk siaga terhadap kebakaran hutan, lahan dan pekarangan. Bila kebakaran marak akan menimbulkan kabut asap yang berdampak buruk untuk kesehatan.
”Mari kita sama-sama antisipasi kebakaran di daerah ini,” pesannya. (EPRA SENTOSA/m)








