SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Perum Jasa Tirta (PJT) I mengambil langkah aktif dalam mempromosikan produk dari dua usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan mereka. Kegiatan tersebut berlangsung di Karya Nyata Festival (KNF) Volume 10 yang diselenggarakan di Kota Batu, Jawa Timur. Dua produk yang diperkenalkan adalah Kripik Tempe Mispan dan Pempek Tekwan Pak Pong. Wahyu Dutonoto, Sekretaris Perusahaan PJT I, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk bersinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya melalui Sub Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dengan upaya tersebut, PJT I ingin berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Karya Nyata Festival yang merupakan inisiatif dari Rumah BUMN Jawa Timur ini memiliki tujuan untuk mendorong perkembangan UMKM, khususnya di wilayah Jawa Timur. Totok, sapaan akrab Wahyu, berharap bahwa partisipasi dalam pameran ini dapat mendorong peningkatan penjualan produk dari para mitra binaan. Dia juga menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi promosi produk lokal serta pencarian pasar baru. Selain menampilkan produk unggulan mitra binaan, PJT I memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan diri sebagai salah satu BUMN yang mengelola sumber daya alam di Indonesia. Produk air minum dalam kemasan berlabel ASA serta informasi terkait pariwisata yang dikelola oleh PJT I juga dipamerkan, mendapatkan respon positif dari pengunjung festival. Totok menyatakan harapannya agar di masa mendatang, lebih banyak produk yang dapat dibawa oleh PJT I, sehingga baik produk maupun mitra binaan mereka dapat lebih dikenal oleh masyarakat. Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, turut hadir di acara ini dan menekankan komitmen Kementerian BUMN dalam mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan. Dia menyatakan bahwa jika BUMN berkembang dengan baik, maka UMKM pun seharusnya bisa mengalami pertumbuhan yang sama. Arya menyoroti bahwa KNF adalah platform bagi UMKM untuk memamerkan produk unggulan mereka. Dengan menciptakan pasar yang dinamis, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam masyarakat. Dia juga menyempatkan diri untuk mengunjungi stan PJT I guna melihat langsung produk yang ditampilkan oleh mitra binaan. Andriana, Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I, menyatakan rasa terima kasihnya kepada Kementerian BUMN atas dukungannya dalam mengangkat mitra-mitra binaan. Dia menekankan bahwa PJT I akan terus memberikan dukungan untuk kegiatan serupa di masa mendatang, sehingga bisa meningkatkan citra mitra binaan BUMN, termasuk yang berada di bawah PJT I. Mispan, pemilik UMKM Kripik Tempe, juga menyampaikan apresiasinya terhadap perusahaan yang membantu dalam promosi produk mereka. Ia menjelaskan bahwa mereka memiliki *outlet store offline* dan melalui acara ini dapat menjangkau pelanggan serta menginformasikan tentang lokasi penjualan, baik secara offline maupun *online* untuk produk camilan khas Malang tersebut. Sebelumnya, PJT I juga telah berkolaborasi dengan tiga mitra UMKM binaan dalam acara Surabaya Great Expo (SGE) yang diadakan di Grand City Surabaya pada pertengahan Agustus 2024. Tiga mitra binaan tersebut, yaitu Mitra Turut Lurik, Kopi Wonogiri, dan Manik-manik Jombang, juga memperkenalkan produk-produk unggulan mereka di stan pameran PJT I. ANTARA