**Borneonews - Samarinda**, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur (Kaltim) telah mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Salah satu inovasi terbarunya adalah penerapan sistem peminjaman dan pengembalian buku yang dapat dilakukan secara mandiri.
Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim, Muhammad Syafranuddin, upaya ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai koleksi buku yang dimiliki perpustakaan. Ia menjelaskan bahwa saat ini proses peminjaman buku menjadi lebih efisien dan cepat. Pemustaka hanya perlu mengikuti beberapa langkah sederhana untuk memulai.
Langkah pertama yang harus dilakukan oleh pemustaka adalah memilih menu *Peminjaman* pada mesin *Selfcheck* yang telah disediakan. Selanjutnya, pemustaka harus melakukan pemindaian kartu anggota perpustakaan yang telah aktif menggunakan mesin tersebut.
Setelah itu, pemustaka meletakkan buku yang ingin dipinjam pada mesin sensor. Proses ini akan mengkonfirmasi buku tersebut terinput dalam sistem. Pemustaka kemudian menekan tombol *Selesai* dan mencetak tanda terima yang dikeluarkan oleh mesin *Selfcheck*.
Tanda terima yang dihasilkan tersebut perlu diserahkan kepada petugas perpustakaan untuk menyelesaikan proses peminjaman, kemudian pemustaka dapat membawa pulang buku yang telah dipinjam tersebut.
Selain proses peminjaman, sistem ini juga berlaku untuk pengembalian buku yang dapat dilakukan secara mandiri. Pemustaka hanya perlu memilih menu *Pengembalian* pada mesin dan meletakkan buku yang ingin dikembalikan pada mesin sensor. Setelah buku terinput, pemustaka menekan tombol *Selesai* dan mencetak tanda terima pengembalian yang dikeluarkan oleh mesin.
Tanda terima tersebut harus diserahkan kepada petugas perpustakaan bersamaan dengan buku yang telah selesai dipinjam. Syafranuddin menambahkan bahwa sistem ini tidak hanya memudahkan pemustaka, tetapi juga meningkatkan efisiensi kerja petugas perpustakaan.
Dengan adanya sistem peminjaman dan pengembalian mandiri, pemustaka dapat melakukan kegiatan tersebut dengan cepat tanpa harus menunggu antrean terlalu lama. Hal ini juga memungkinkan petugas perpustakaan untuk lebih fokus pada tugas penting lainnya.
Keberadaan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat. Syafranuddin menjelaskan bahwa dengan akses yang lebih mudah dan cepat, masyarakat diharapkan lebih sering berkunjung ke perpustakaan dan memanfaatkan koleksi buku yang tersedia.
Banyak pemustaka yang telah mencoba sistem ini memberikan umpan balik positif. Mereka menyatakan bahwa sistem ini sangat praktis dan efisien. Salah satu pemustaka, M. Dimas Adi Saputra, mengungkapkan, "Saya merasa sangat terbantu dengan adanya sistem mandiri ini. Prosesnya cepat dan tidak perlu antre lama."
Penerapan sistem peminjaman dan pengembalian buku secara mandiri di Perpustakaan Kaltim dianggap sebagai langkah inovatif yang menguntungkan bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak warga yang terlibat dalam aktivitas membaca dan mengakses pengetahuan melalui perpustakaan.
ANTARA
Perpustakaan Kaltim Luncurkan Sistem Peminjaman Buku Mandiri
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Komentar (0)
Memuat komentar…







