BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, dijadwalkan akan meresmikan Pasar Toboali yang terletak di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada tanggal 10 September 2024. Asisten III Setda Pemprov Kepulauan Babel, Yunan Helmi, menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mengadakan rapat persiapan untuk menyambut kunjungan kerja Wakil Presiden. Rapat tersebut berlangsung di Pangkalpinang pada hari Kamis. Pasar Toboali, yang akan diresmikan oleh Wapres, memiliki luas bangunan sebesar 3.323 meter persegi yang terbagi menjadi dua lantai dan satu *bassment*. Proyek ini menelan biaya sekitar Rp35,6 miliar dan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya di wilayah Bangka Selatan. Menurut rencana, Wakil Presiden beserta rombongan akan tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada hari Selasa, 10 September, pukul 09.15 WIB. Setelah beristirahat sejenak, mereka akan melanjutkan perjalanan ke *Helipad Junjung Basaoh* Bangka Selatan pada pukul 09.30 WIB, dan diperkirakan akan tiba di Pasar Toboali pada pukul 10.15 WIB. Sesampainya di lokasi, Wapres dan rombongan akan beristirahat sebelum melaksanakan peresmian yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.40 WIB. Usai peresmian, mereka akan kembali ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang untuk melanjutkan kunjungan kerja ke Semarang. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan rombongannya akan menempuh perjalanan dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang menggunakan Helikopter VVIP Super Puma untuk meresmikan Pasar Toboali. Yunan Helmi menambahkan bahwa semua persiapan untuk menyambut kedatangan Wapres telah siap, mulai dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang hingga lokasi Pasar Toboali. Sementara itu, Sekretaris Daerah Bangka Selatan, Haris Setiawan, mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 50 persen dari total pedagang telah menduduki kios-kios di Pasar Toboali yang akan diresmikan oleh Wapres. Ia juga menjelaskan bahwa pada hari Jumat, 6 September, diperkirakan seluruh kios di pasar tersebut akan terisi sepenuhnya oleh para pedagang. ANTARA