**Borneonews - Sikka**, Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan telah menemukan seorang warga yang dilaporkan hilang di Pantai Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Warga tersebut ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia setelah sebelumnya terseret arus saat berlibur pada 1 September lalu.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan, melalui komunikasi dari Kupang, menjelaskan bahwa korban bernama Sandro, yang berusia 23 tahun dan bekerja sebagai pedagang ikan, ditemukan pada sekitar pukul 15.00 Wita setelah pencarian yang berlangsung selama lima hari. Penemuan ini merupakan hasil kerja sama antara Tim SAR dan masyarakat setempat yang melihat jenazah korban mengapung sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, tepatnya pada koordinat 8°44'24.42"S -122°20'3.45"E.
Tim SAR langsung melakukan evakuasi jenazah korban menggunakan *Rubber Boat*, menurut keterangan Supriyanto. Setelah jenazah Sandro dibawa kembali ke tepi Pantai Waigete, pihak tim SAR melaksanakan prosedur untuk membawa jenazah korban ke rumah duka yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Dengan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, kami menyatakan bahwa operasi SAR telah ditutup, dan kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan," tambahnya.
Sebelumnya, Basarnas Maumere menerima laporan mengenai hilangnya Sandro. Diketahui bahwa pada hari kejadian, ia bersama dengan dua rekannya sedang berlibur dan mandi di Pantai Waigete. Namun, sekitar pukul 14.00 Wita, ombak yang tinggi dan arus yang kuat menyebabkan Sandro terseret ke tengah laut. Dalam insiden tersebut, kedua rekannya mampu menyelamatkan diri, sementara Sandro tidak dapat bertahan.
ANTARA
Tim SAR Temukan Jenazah Warga Hilang di Pantai Waigete
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







