JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Sejumlah aparat kepolisian berkuda turut serta dalam pengamanan misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis sore. Keterlibatan pasukan berkuda ini menjadi bagian dari langkah pengamanan yang ditujukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung. Tim berkuda yang terdiri dari enam personel ini terlihat mengenakan pelana merah serta penutup kepala putih yang dilengkapi dengan bis merah yang bertuliskan POLRI. Mereka juga disertai oleh pendamping yang berjalan di depan, menunjukkan koordinasi yang baik dalam pengamanan. Awalnya mereka menjalani apel di Plaza Timur GBK kemudian bergerak menuju Plaza Utara yang menjadi titik kedatangan dan pintu masuk bagi Paus Fransiskus dan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dengan menggunakan rompi anti peluru, pasukan berkuda tersebut melakukan patroli secara perlahan menyusuri area GBK, menambahkan lapisan keamanan pada acara besar tersebut. Sementara itu, banyak jemaat Katolik yang terus berdatangan di Stadion GBK untuk mengikuti misa akbar yang sangat dinanti-nantikan. Kedatangan mereka terlihat diwarnai dengan semangat tinggi, banyak di antaranya menggunakan berbagai atribut yang memperlihatkan dukungan mereka kepada Paus Fransiskus, seperti kaos, bando, kipas bergambar, dan berbagai jenis aksesori lainnya. Meski tidak diizinkan membawa kendaraan ke lokasi, para jemaat tetap bersemangat berjalan kaki menuju gerbang sesuai dengan tiket yang telah mereka miliki. Hingga pukul 16.20 WIB, terlihat puluhan orang masih melintas di depan gerbang Plaza Timur, bergerak menuju Plaza Utara untuk masuk ke dalam stadion. Pada kesempatan sebelumnya, Markas Besar TNI dan Polri telah mengerahkan total 9.030 personel gabungan untuk mengamankan kunjungan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia ini di Jakarta pada tanggal 3 hingga 6 September 2024. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Agus Hariadi, menyampaikan informasi setelah memimpin apel gelar pasukan gabungan di Mabes TNI bersama Komandan Korps Brigade Mobile (Brimob) Polri, Komjen Pol. Imam Widodo. Dari jumlah total personel, sebanyak 4.300 di antaranya merupakan prajurit TNI yang terdiri dari berbagai unit, termasuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan prajurit dari Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, serta sejumlah unit dari TNI Angkatan Udara dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, termasuk bintara pembina desa (Babinsa). Untuk personel Polri dalam pasukan gabungan, terdapat 4.730 anggota yang telah disiapkan. Pangkogabwilhan I juga merinci bahwa Paspampres akan berfokus di ring satu, dekat dengan Paus, sementara untuk pejabat negara lainnya seperti menteri akan berada di ring dua dan ring tiga, memastikan keamanan tinggi selama kunjungan bersejarah ini. ANTARA