**Borneonews - Jakarta**, PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), yang merupakan salah satu *subholding* dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kepelabuhanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), berhasil mencatatkan kinerja operasional yang positif pada semester pertama tahun 2024. Perusahaan ini bergerak dalam bidang logistik serta pengembangan daerah hinterland.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL, Kiki M. Hikmat, menyatakan bahwa peningkatan kinerja ini didorong oleh perbaikan dalam standardisasi operasi yang terus dilakukan di lingkungan perusahaan. Selain itu, adanya sinergi dan kolaborasi yang baik dengan pelanggan serta pemangku kepentingan, atau *stakeholders*, juga berkontribusi pada hasil yang menggembirakan ini. Kiki optimis bahwa perusahaan dapat memenuhi ekspektasi para pemegang saham.
Dalam catatan kinerja untuk periode semester I 2024, SPSL melaporkan adanya peningkatan produksi operasional untuk layanan pergudangan dan lapangan masing-masing sebesar 20,5 persen dan 42,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, 2023. Selain itu, kinerja operasional layanan multimoda juga mengalami lonjakan yang signifikan, yakni mencapai 78,2 persen.
Kiki menjelaskan, perbaikan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2024 berkontribusi pada meningkatnya produksi dari berbagai pelanggan. Hal ini pada gilirannya mendorong perusahaan untuk meningkatkan volume kargo yang dilayani, baik melalui fasilitas *container freight station* (CFS), *cold storage*, maupun pengaturan lapangan domestik dan internasional.
Kenaikan yang serupa terlihat pada sektor layanan multimoda. Peningkatan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Sumatera Utara menjadi salah satu faktor pendorong layanan multimoda, khususnya pada rute Belawan-Sei Mangke-Belawan dan Sei Mangke-Kuala Tanjung-Sei Mangke. Rute-rute ini, termasuk rute Belawan-Pematang Siantar-Belawan, telah aktif dilayani sejak tahun 2023.
Untuk meningkatkan standar layanan yang mendukung kinerja operasional, SPSL berkomitmen untuk melakukan standardisasi serta sistematisasi dalam pelayanan. Upaya ini mencakup perbaikan dan peningkatan pada berbagai aspek, seperti proses kerja, peralatan, sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE), serta penerapan inovasi teknologi.
Dalam upaya menyediakan layanan logistik yang handal dan aman, SPSL tidak hanya fokus pada peningkatan kapabilitas operasional, tetapi juga berkomitmen untuk membangun budaya keselamatan kerja. Hal ini terwujud melalui penerapan berbagai program, seperti *safety briefing*, *safety patrol*, *safety campaign*, *safety forum*, dan *management walk through* secara berkala. Selain itu, perusahaan juga berusaha untuk memastikan area operasional tetap steril dengan pemasangan rambu dan marka yang diperlukan.
Kiki menekankan komitmen SPSL untuk terus berupaya melakukan perbaikan yang konsisten dalam program standardisasi dan sistematisasi layanan demi mengoptimalkan kinerja operasional. Ia percaya bahwa dengan perbaikan yang berkelanjutan serta sinergi yang terjalin baik dengan pelanggan dan pemangku kepentingan, SPSL akan mampu mencapai kinerja yang lebih baik di masa depan.
ANTARA
PT Pelindo Solusi Logistik Catat Pertumbuhan Kinerja Positif 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Komentar (0)
Memuat komentar…







