**Borneonews - Jakarta**, Arus lalu lintas di sekitar Jalan Kyai Maja dan Panglima Polim, Jakarta Selatan, terlihat lancar dan relatif sepi pada saat pelaksanaan misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Kamis.
Sejak awal sore, tepatnya pukul 15.45 WIB, kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, dapat melintas dengan baik di kawasan Panglima Polim. Jalannya yang sepi memungkinkan arus lalu lintas berlangsung tanpa hambatan.
Di area sekitar stasiun transportasi umum MRT antara Blok M dan ASEAN, suasana juga tampak tenang dengan tidak adanya keramaian berarti di tempat tersebut. Situasi serupa juga terjadi di halte TransJakarta CSW, di mana para penumpang menunggu secara tertib untuk naik ke arah Kota pada pukul 16.30 WIB.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Suku Dinas Jakarta Selatan mengumumkan bahwa mereka menerjunkan tim untuk membantu pengaturan lalu lintas selama acara misa akbar tersebut. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Oktavianus Pasaribu, menyampaikan bahwa pihaknya telah menempatkan sebanyak 60 petugas yang dibagi dalam dua shift, yaitu dari pukul 8.00 hingga 15.00 WIB dan dari 15.00 sampai 24.00 WIB.
Beberapa lokasi strategis yang menjadi titik pengaturan lalu lintas mencakup Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Kapten Tendean, TL Mampang Prapatan, Jalan Rasuna Said, serta kawasan SCBD, termasuk area di depan Polda Metro Jaya, Bundaran Senayan, FX Sudirman, Pintu 5 Gelora Bung Karno, TL Asia Afrika, Pintu 1 Senayan, dan Gerbang Pemuda Senayan.
Untuk memfasilitasi parkir di Jakarta Selatan, tempat yang disediakan termasuk Lapangan Aldiron dan Gedung Smesco. Salah seorang warga, Dara, yang sedang berbelanja di KAMAJA Social Space di Jalan Kyai Maja, mengungkapkan bahwa ia tidak mengalami kesulitan dalam perjalanan menuju lokasi. Dia menyatakan, "Saya ke sini naik motor, dan tidak ada kemacetan dari rumah saya di Jalan Damai Raya."
Dinas Perhubungan dan jajaran Kepolisian juga melaksanakan rekayasa lalu lintas selama kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan pada Kamis sore, sekitar pukul 15.30 WIB, mencakup beberapa rute alternatif untuk kendaraan.
Untuk lalu lintas dari selatan (Cipete) menuju barat (Slipi) atau utara (Monumen Nasional atau Monas), dapat melalui Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Arteri Pondok Indah, lalu berputar di U-Turn depan Gandaria City, dan seterusnya.
Sementara itu, bagi kendaraan yang bergerak dari utara (Harmoni) menuju selatan (Blok M), rute yang disarankan meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis, dan dilanjutkan ke Jalan Fachrudin, hingga Jalan KY Mas Mansyur.
Jika ada yang ingin menuju barat (Slipi) dari timur (Tebet), para sopir dapat menggunakan Jalan Kapten Tendean ke arah Jalan Wolter Monginsidi, kemudian Jalan Trunojoyo, dan termasuk rute yang sama seperti sebelumnya menuju arah Gandaria City.
Jadwal kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia ditetapkan berlangsung pada 3 hingga 6 September 2024, yang menjadikannya sebagai negara pertama dalam agenda kunjungan beliau ke kawasan Asia Pasifik.
ANTARA
Arus Lalu Lintas Lancar Saat Misa Akbar Paus Fransiskus di Jakarta
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Komentar (0)
Memuat komentar…







