PEKANBARU –
**Borneonews - Pekanbaru**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau telah menyiagakan sejumlah 13 unit helikopter dan pesawat sebagai langkah antisipasi dalam pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. Dari total ini, terdapat 12 helikopter yang berfungsi untuk *water bombing* dan patroli, ditambah satu pesawat untuk tujuan serupa. Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, menjelaskan pada hari Kamis bahwa penempatan sejumlah helikopter tersebut didasari oleh kondisi cuaca yang cukup ekstrem, di mana Provinsi Riau sebelumnya mengalami musim panas yang signifikan. Fenomena ini menyebabkan munculnya titik api di beberapa kabupaten dan kota. "Di Riau, kami telah menyiagakan 12 unit helikopter, terdiri dari 11 unit untuk *water bombing* dan satu unit untuk patroli. Selain itu, kami juga mengoperasikan satu pesawat patroli," kata Jim. Meski saat ini beberapa daerah di Riau tidak terpantau adanya titik api, Jim menegaskan bahwa operasi helikopter dan pesawat patroli tetap berlangsung. Tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah yang memiliki karakteristik gambut serta wilayah yang berpotensi terbakar sebelumnya. "Operasi harian kami terus berjalan untuk memantau setiap kabupaten dan kota. Dengan demikian, apabila kebakaran terjadi, kami dapat menangani situasi itu dengan segera," ungkap Jim. Dia juga menambahkan bahwa bantuan berupa 13 unit helikopter dan pesawat ini berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dukungan tersebut sangat berarti, khususnya di kawasan-kawasan yang aksesnya sulit dijangkau oleh tim satgas di darat. "Dengan keberadaan helikopter *water bombing*, kami dapat lebih efisien dalam menangani kebakaran yang terjadi,” jelasnya. Pada hari yang sama, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan adanya 599 titik panas di Pulau Sumatera, dengan mayoritas titik tersebut berada di Sumatera Selatan sebanyak 291 titik dan Bangka Belitung 144 titik. Di Riau sendiri, terpantau hanya terdapat 3 titik panas. ANTARA