**Borneonews - Jakarta**, Seorang wanita difabel bernama Velis, yang berasal dari Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menghadiri acara di Gelora Bung Karno (GBK) dengan harapan mendapatkan berkat dari Paus Fransiskus. Dalam pengakuannya, Velis menyampaikan, Saya datang ingin melihat Bapa Paus, ingin didoakan dan diberkati oleh beliau, sambil menunggu kedatangan pemimpin Gereja Katolik dunia tersebut di dekat Pintu 11 GBK pada sore hari, Kamis.
Velis, yang menggunakan kursi roda, hadir di GBK bersama keluarganya. Mereka terlihat kompak mengenakan busana berwarna biru, menunjukkan dukungan dan kebersamaan dalam momen penting ini. Saya bersama keluarga dan saudara-saudara saya, tambah Velis.
Meskipun Velis memiliki kesempatan untuk mengikuti misa akbar yang berlangsung di dalam stadion GBK, ia tetap berharap dapat melihat atau bahkan bertemu dengan Paus saat perarakan berlangsung. Keinginan ini mencerminkan harapan dan kerinduan yang mendalam di dalam hati Velis.
Di lokasi acara, tampak banyak umat yang memadati area dekat Pintu 11 GBK. Sorakan riuh menggema ketika Paus Fransiskus tiba di lokasi tersebut sekitar pukul 16.10 WIB. Suasana penuh gembira ini menunjukkan antusiasme dan kedalaman iman para jemaat yang hadir.
Selain itu, keamanan dijaga ketat oleh pasukan berkuda yang terdiri dari 24 personel lengkap dengan enam ekor kuda, yang bersiaga di titik kedatangan Paus. Pasukan berkuda dari Korps Samapta Bhayangkara Baharkam Polri ini melakukan pemantauan di sekitar Stadion GBK untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara berlangsung dengan baik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga memperlihatkan kesiapan aparat dalam menjaga ketertiban.
ANTARA
Wanita Difabel NTT Hadiri Acara dan Harapkan Berkat Paus
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







