BOGOR –
**Borneonews - Bogor**, Polresta Bogor Kota di Polda Jawa Barat sedang menangani kasus serius yang melibatkan dugaan pencabulan terhadap seorang anak perempuan berinisial Z yang berusia 15 tahun. Tindakan ini diduga dilakukan oleh seorang pria paruh baya berinisial SR yang berumur 60 tahun, dan insiden tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Panaragan, Kota Bogor. Kasat Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, mengonfirmasi perihal kejadian ini. Ia menyatakan bahwa pelaku kini telah ditahan dan saat ini berada di rumah tahanan Polresta Bogor Kota. Aji menegaskan bahwa penyelidikan terhadap kasus ini sedang dilakukan dan bukti-bukti yang mengarah pada kebenaran dugaan tersebut cukup valid. Dalam proses penyidikan, petugas kepolisian saat ini masih mengumpulkan informasi baik dari korban maupun pelaku mengenai seberapa sering pelaku melakukan tindakan pencabulan terhadap korban. Pihak kepolisian juga masih menunggu untuk menanyakan lebih lanjut tentang apakah pelaku memberikan iming-iming tertentu kepada korban sebelum perbuatan tidak senonoh terjadi. Penanganan yang hati-hati dilakukan demi menjaga kondisi psikologis korban agar tidak semakin terpukul. Aji mengingatkan bahwa penanganan terhadap korban harus dilakukan dengan cermat. "Untuk iming-iming, kami perlu melakukan konfrontasi terlebih dahulu, karena hal tersebut masih dalam dugaan. Kondisi psikologis korban yang masih bersekolah juga menjadi pertimbangan kami. Kami tidak ingin terlalu menekan mereka,” ucap Aji. Sementara itu, Polresta Bogor Kota juga berkolaborasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kota Bogor guna memberikan pendampingan psikologis bagi korban. Hal ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan korban pasca kejadian. Dalam kesempatan ini, Aji juga memberikan pesan kepada para guru dan orangtua. Ia menghimbau kepada mereka untuk senantiasa mengedukasi anak-anak, terutama yang masih bersekolah, agar mereka tidak mudah tergoda oleh iming-iming dari orang lain. "Jangan mudah terpengaruh hanya karena iming-iming, baik itu berupa uang atau barang lainnya. Sebaiknya, sangat penting untuk lebih *aware* (sadar) terhadap orang-orang yang dikenal maupun tidak. Tolak dengan tegas segala hal yang tidak senonoh," pesannya. ANTARA