GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo**, Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Provinsi Gorontalo telah menyampaikan rekomendasi terkait pengelolaan lingkungan dan daerah aliran sungai (DAS) kepada Gubernur Rudy Salahuddin. Ketua Fordas Provinsi Gorontalo, Wawan Tolinggi, menjelaskan pada hari Kamis bahwa beberapa poin penting dalam rekomendasi tersebut mencakup perlunya pemerintah daerah untuk bersikap tegas dan konsisten dalam perencanaan serta pembangunan yang sesuai dengan peta kesesuaian lahan. Wawan menekankan pentingnya Pemprov untuk melaksanakan sosialisasi serta implementasi terkait Surat Edaran Gubernur Gorontalo Nomor 520/dp/613/V/2020, yang berkaitan dengan antisipasi terhadap musim kemarau. Salah satu rekomendasi utama adalah percepatan penanaman serta ekstensifikasi lahan, yang masih harus mempertimbangkan batas kemiringan lahan maksimum 15 persen. Ia juga menunjukkan bahwa surat edaran tersebut belum cukup tegas dalam melarang penanaman pada lahan dengan kemiringan di bawah 15 persen dan memerlukan penegakan hukum serta sanksi bagi pelanggar. Lebih jauh, Fordas mendorong Pemprov agar merekomendasikan penggunaan tanaman komoditas alternatif lain selain jagung yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, disarankan agar diterapkan pola tanam yang berbasis pada konservasi lahan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam. Keterlibatan dari dinas pendidikan, lembaga perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, serta kelurahan/desa dalam memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat juga dianggap krusial. Edukasi ini diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat dalam melakukan mitigasi terhadap kerusakan lahan, terutama di kawasan hulu, tengah, dan hilir Danau Limboto. Wawan juga mendesak Pemprov Gorontalo agar segera menindaklanjuti Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang Pengelolaan DAS Provinsi Gorontalo melalui penerbitan peraturan gubernur. Dalam kesempatan yang sama, Fordas menyampaikan hasil dari kegiatan *Webinar Edukasi Lingkungan*, yang merupakan kolaborasi dengan JICA, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Pemprov Gorontalo, serta Pemkab Gorontalo. Tak ketinggalan, hasil lomba menggambar yang bertema edukasi lingkungan untuk siswa Sekolah Dasar di Gorontalo juga diserahkan. Lomba ini dilaksanakan pada 22 Juni 2024, bertepatan dengan Festival Danau Limboto. ANTARA