DENPASAR –
**Borneonews - Bangli**, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, baru-baru ini menyerahkan bantuan sosial berupa 100 paket sembako kepada lansia yang mengalami keterlantaran. Penyerahan tersebut berlangsung secara simbolis di ruang rapat kantor bupati setempat dan dihadiri oleh sepuluh perwakilan lansia. Dalam kesempatan ini, Bupati menegaskan bahwa paket sembako yang diberikan merupakan sumbangan dari Sentra Mahatmiya Bali dan Kementerian Sosial. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, termasuk Sentra Mahatmiya dan kementerian terkait, yang telah berkontribusi dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kabupaten Bangli. Bupati Sedana Arta menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap bantuan yang diterima dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, benar-benar tepat sasaran. Ini merupakan langkah penting untuk mencapai program bantuan sosial yang lebih efektif dan efisien. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Sosial terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang kurang mampu, termasuk lansia, anak-anak yang terlantar, penyandang disabilitas, pengemis, serta korban bencana alam. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat, menguraikan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri dari 12 jenis barang dengan total nilai setiap paket mencapai Rp735.500. Bantuan tersebut kali ini difokuskan pada lansia yang tinggal di empat kecamatan di wilayah Kabupaten Bangli. Sumarno Sri Wibowo, Kepala Sentra Mahatmiya Bali, juga menegaskan komitmennya untuk terus berupaya meringankan beban masyarakat di Kabupaten Bangli dan berharap dapat terus berkontribusi dalam penyaluran bantuan serupa. Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, Kepala Dinas Sosial, Pekerja Sosial Ahli Pertama dari Sentra Mahatmiya Bali, serta perwakilan dari berbagai kecamatan termasuk Kecamatan Tembuku, Susut, Bangli, dan Kintamani, bersama dengan undangan lainnya. Keberadaan semua pihak ini menandakan solidaritas yang kuat dalam menanggulangi persoalan sosial di daerah tersebut. ANTARA