BORNEONEWS, Muara Teweh - Sebanyak 10 atlit karate dari Kabupaten Barito Utara mengikuti Kejuaraan Karate Lemkari Open Se-Kalimantan Piala Kajati Kalteng-1 dan Piala Soki Cup-2, di Gedung Olah Raga Koni Komplek Lapangan Senaman Mantikei jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Palangkaraya, 21-24 Juli 2016 

Ketua Umum Pengurus Cabang Forki Kabupaten Barito Utara Suriawan Prihandi MP mengatakan, pihaknya akan menurunkan 10 atlet, termasuk salah satunya adalah atlet internasional Rayani Safitri, siswa SMAN-1 Muara Teweh.

“Kesepuluh atlet tersebut didampingi dua pelatih dan satu official di antaranya Taufik, Suwandi dan Heri Mulyadi. Mereka inilah yang kita kirimkan untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Oleh sebab itu, kami memohon doa dan dukungan dari masyarakat Batara semoga partisipasi mereka mendapat hasil yang membanggakan bagi Kabupaten Barito Utara,” ujar Suriawan yang juga Kepala BLH Barut itu, Selasa (19/7/2016).

Sementara itu Official Heri Mulyadi didampingi Taufik selaku pelatih mengungkapkan, pihaknya meyakini atlet yang diturunkan mampu meraih prestasi. 

“Sejauh ini persiapan latihan cukup memadai dan mereka merupakan yang lolos seleksi, salah satunya adalah Rayani Safitri merupakan atlit internasional yang pernah berlaga Swiss,” jelasnya.

Soal keberangkatan, tim dilepas oleh Ketua Umum Forki Batara Suriawan Prihandi MP, mulai Rabu (20/7/2016). 

“Kami mohon dukungan doa atas keberangkatan atlet karate dari Kabupaten berjuluk Iya Mulik Bengkang Turan ini. Semoga kami dapat mengharumkan nama Kabupaten Barut,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum dan Ketua Harian Koni Kabupaten Barut yang telah membantu biaya akomadasi para atlet karate untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Setelah mengikuti kejuaraan tersebut ada dua atlet yang berangkat untuk mengikuti kejuaraan Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional di Jakarta.

“Kedua atlet tersebut yakni Reysha Mei Lasari, siswi SMPN-1 Muara Teweh yang meraih dua mendali emas dan Ranto siswa SMP Bukit Sawit Butong pada seleksi O2SN tingkat Provinsi Kalteng di Palangka raya. Kedua atlet ini didampingi pelatih Taufik yang berangkat pada 24 Juli 2016 ke Jakarta,” pungkasnya. (RAMADANI/m)