BATAM –
**Borneonews - Batam**, PT Pertamina Patra Niaga yang beroperasi di wilayah Regional Sumatera Utara mencatat bahwa sebanyak 50.500 kendaraan di Kepulauan Riau (Kepri) telah mendaftar untuk program Subsidi Tepat Pertalite. Program ini merupakan inisiatif untuk memastikan bahwa penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dapat tepat sasaran. Nur Imam Mohamad, sebagai Officer Commrel Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menginformasikan bahwa setiap harinya, antara 3.000 hingga 4.000 pengendara di Kepri ikut mendaftar dalam program subsidi ini. Ia menambahkan, program yang sesuai dengan Kepmen ESDM No. 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tersebut bertujuan untuk memperluas sistem pendataan bagi konsumen Pertalite melalui pemanfaatan teknologi kode QR untuk kendaraan roda empat. Imam mengungkapkan, proses pendaftaran untuk program ini sangatlah mudah dan bisa dilakukan dari rumah. Dalam pendaftaran tersebut, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pemilik kendaraan. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi MyPertamina, di mana pendaftar akan diberikan petunjuk serta contoh langkah-langkah pendaftaran. Agar proses pendaftaran lebih cepat, Pertamina memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (*artificial intelligence*) yang mensyaratkan data yang jelas dan lengkap, termasuk foto identitas seperti KTP, STNK, dan gambar kendaraan. Imam menekankan pentingnya kualitas foto yang diunggah agar terlihat jernih, karena hal tersebut akan mempengaruhi keberhasilan pendaftaran dan penerimaan kode QR oleh konsumen. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selain tujuan utama untuk memastikan BBM subsidi dapat diberikan kepada yang berhak, program Subsidi Tepat Pertalite juga berfokus pada pendataan yang akurat serta pengklasifikasian para pengguna BBM bersubsidi. "Tujuan dari QR code ini adalah untuk menyediakan data tentang masyarakat yang benar-benar membutuhkan konsumi BBM subsidi. Keputusan mengenai kelayakan penggunaan Pertalite bagi masyarakat sepenuhnya menjadi wewenang pemerintah, karena Pertalite merupakan penugasan dari pemerintah," jelasnya. ANTARA