BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Riban Satia memastikan pembangunan aspal di Petuk Ketimpun, Kelurahan Petuk Ketimpun bakal dituntaskan 2016. Jalan menuju kantor kelurahan itu memang sudah diaspal pada 2015, namun baru sekitar 2,100 kilometer.
Masih ada sekitar 3,300 kilometer lebih yang perlu diaspal untuk sampai ke pelabuhan. “Ini sudah proses lelang. Jadi pembangunan aspal kita lanjutkan sampai ke pinggir sungai,” kata Riban Satia kepada wartawan, Selasa (19/7/2016).
Riban menuturkan, pembangunan aspal lanjutan itu telah dianggarkan sebesar Rp6 miliar lebih. Dengan pembangunan aspal ini, peluang jika Petuk Ketimpun bisa menjadi tempat wisata akan terbuka lebar.
Seperti diketahui, Petuk Ketimpun memiliki Danau Hanjalutung yang letaknya sekitar satu kilometer lebih dari pelabuhan. “Danau Hanjalutung memiliki potensi. Itu yang mau kita garap. Kita sudah sepakat kota ini yang dijual alamnya. Ekoturisme Danau Hanjalutung di Ketimpun salah satunya,” kata Riban.
Riban menambahkan, pengaspalan lanjutan jalan ditargetkan rampung pada 2016. Kemudian 2017–2018 tinggal membangun pelabuhannya.
“2018, target sudah bisa dinikmati,” tuntasnya. (BUDI YULIANTO/m)








