**Borneonews - Jakarta**, Seorang pria asal Medan, Sumatera Utara, bernama Antonio Marro Sipayung mengunjungi Gelora Bung Karno (GBK) untuk memohon doa dari Paus Fransiskus agar dirinya dan pasangannya segera diberi keturunan.
Antonio menyampaikan keinginannya tersebut saat ditemui di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa ia telah berumah tangga selama tujuh tahun, namun hingga kini belum dikaruniai anak. "Saya meminta didoakan kepada Bapa Suci supaya cepat diberikan keturunan. Permohonan ini saya tuliskan dalam bahasa Spanyol, karena Bapa Suci berasal dari Argentina," ujarnya.
Dalam upayanya, Antonio menuliskan doa tersebut di atas selembar karton dengan kalimat bertuliskan *'Papa Francis Porfavor Oren Por La Descencia Amen!'* yang artinya meminta Paus untuk berdoa bagi keturunannya.
Namun, ia mengaku tidak mendapatkan kesempatan untuk mengikuti misa akbar yang diselenggarakan di dalam Stadion Gelora Bung Karno karena tidak memiliki tiket. "Ketika saya berada di Medan, saya tidak mendaftar untuk tiket misa tersebut, karena saya tahu akan pergi ke Jakarta. Kemudian, ketika saya memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi S3 di IPB, saya mencari informasi mengenai tiket selama sekitar satu bulan, tetapi saya tetap tidak berhasil," jelas Antonio.
Meskipun demikian, Antonio tetap memiliki harapan untuk didoakan oleh Paus agar impiannya mendapatkan keturunan dapat terwujud. "Sebagai seorang umat Katolik, kedatangan Paus Fransiskus sangat dinantikan. Saya berharap meskipun tidak memiliki tiket untuk mengikuti misa akbar secara langsung, saya tetap bisa melihat Bapa Suci dan meminta doa darinya," tuturnya.
ANTARA
Pria Medan Datang ke Jakarta Mohon Doa Paus untuk Keturunan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







