BORNEONEWS, Palangka Raya - Eko Tamamie. Inilah nama pelatih Kalteng Putra yang sebentar lagi bakal menjadi tuan rumah Indonesia Soccer Champhionship (ISC) B Grup VIII. Laga akan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya.

Karier di dunia pesepakbola mencuat ketika dia berhasil membawa Bhayangka FC Polda Kalteng menjadi yang terbaik pada Divisi Utama 2005. Tidak hanya itu, predikat terbaik juga diperoleh dengan menjuarai Piala Gubernur Kalteng dan piala Bupati Cup Sampit kala itu.

Ini salah satu alasan pria berpangkat Aipda yang bertugas di bagian Intelkam Polda Kalteng menjadi pelatih kepala Kalteng Putra. Semua prestasinya juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan dalam hal ini Kapolda Kalteng sampai dari sisi keluarga maupun rekan sekantor.

Eko Tamamie mulai dipercaya sebagai asisten pelatih pada 2008. Saat itu masih bernama Persepar. Namun jabatannya itu masih di tingkat Persepar Junior. Setahun kemudian hingga 2010 ia dipercaya untuk menduduki jabatan serupa pada Persepar Senior.

Kemudian pada 2011,ia  dipercaya menjadi pelatih kepala. Di 2012-2014 Eko kembali menduduki jabatan asisten pelatih. Selanjutnya pada 2015, seiring dengan berubahnya nama Persepar menjadi Kalteng Putra, Eko Tamamie kembali dipercaya sebagai pelatih kepala sampai saat ini.

Selama berkancah sebagai pelatih tim kebanggaan Bumi Tambun Bungai ini, Eko Tamamie telah membawa Kalteng menjuarai beberapa liga. Mulai Divisi Utama 2012, Runner Up IPL di Bantul 2013 dan masuk delapan besar Piala Kemerdekaan pada 2015.

Eko mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolda Kalteng yang memberikan izin untuk memajukan sepakbola Kalteng. Termasuk juga rekan kantor dan keluarga yang memberikan dukungan penuh. 

“Kebetulan selama mengurusi Kalteng Putra, ada izin dispensasi yang luar biasa diberikan oleh bapak Kapolda Kalteng. Keluarga dan rekan kantor juga mendukung penuh,” kata Eko kepada Borneonews di kantor Sekretariat Kalteng Putra, Jalan Tjilik Riwut Km 2 Palangka Raya, Selasa (19/7/2019).

Menghadapai ISC, Eko mengaku sudah siap dan tim sudah benar-benar matang setelah menjalani latihan selama dua bulan. Namun demikian, Kalteng Putra hanya kekurangan uji coba. 

“Cuma kekurangan kita saat ini uji coba saja. Kita melihat selama ini, uji coba dilakukan bersama tim-tim yang notabenenya di bawah kita. Jadi kita tidak bisa melihat tolak ukur kekuatan tim yang sesungguhnya. Namun kita masih bersyukur ada uji coba walaupun itu masih tim dibawah kita. Kita tidak masalah,” tuntasnya. (BUDI YULIANTO/m)