BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan telah terjadi longsor di Desa Pabuaran, Bojonggede, pada Kamis petang. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan cukup parah pada lima bangunan kios yang ada di lokasi tersebut. Lima kios yang mengalami kerusakan antara lain adalah bengkel motor, restoran ayam geprek, toko mainan, kedai teh solo, serta toko kue. Hal ini diungkapkan oleh M. Adam Hamdani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, saat konferensi pers di Bogor. Longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tersebut juga mengakibatkan dua korban mengalami luka ringan. Korban tersebut terdiri dari Soleh (63) yang mengalami luka di kaki dan Minah (50) yang mengalami luka pada bagian kepala. Adam menjelaskan bahwa kelima bangunan tersebut berada di tepi Kalibaru dan diduga dalam kondisi yang sudah rapuh, sehingga ambruk akibat tekanan tanah di tebingan kali tersebut. Kontur tanah yang labil di sekitar bantaran Kalibaru menjadi salah satu penyebab utama terjadinya longsor yang mengakibatkan beberapa kios terkena dampaknya. Personel dari BPBD Kabupaten Bogor segera melakukan penanganan darurat, yang mencakup kaji cepat dan analisis situasi di tempat kejadian bencana. Selain itu, mereka telah memasang garis tanda di lokasi yang terkena bencana. Saat ini, kios-kios yang mengalami kerusakan masih memiliki banyak barang yang belum dievakuasi. Namun, penanganan sudah dilakukan untuk korban yang terluka akibat insiden tersebut. Tim BPBD berkomitmen untuk melanjutkan proses pemulihan dan memastikan keselamatan di kawasan terdampak. ANTARA