**Borneonews - Lumajang**, Pemerintah Kabupaten Lumajang, yang terletak di Jawa Timur, baru-baru ini menerima Anugerah Pandu Negeri 2024 dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG). Penghargaan ini diberikan dalam kategori *gold*, yang menunjukkan bahwa pemerintah daerah tersebut berhasil dalam menjaga kinerja dan tata kelola yang sangat memuaskan.
Penjabat Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan bahwa prestasi ini tidak terlepas dari dukungan penuh seluruh staf, terutama para pimpinan perangkat daerah di Lumajang. Ia berharap, melalui penghargaan ini, kinerja pemerintahan dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat luas.
Anugerah Pandu Negeri yang diberikan kepada Kabupaten Lumajang merupakan bentuk apresiasi yang dihasilkan melalui penilaian praktik terbaik dalam governansi dari total 548 pemerintah daerah yang ada di Indonesia. Hal ini mengindikasikan pengakuan yang signifikan terhadap upaya-upaya pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip-prinsip good governance.
Untuk tahun 2024, Anugerah Pandu Negeri mengusung tema "Governansi dan Inovasi Daerah untuk Indonesia Unggul dan Berdaya Saing". Tema ini bertujuan untuk mendorong seluruh daerah di Indonesia agar mencapai standar tertinggi dalam hal governansi dan inovasi yang dapat mendukung daya saing yang berkelanjutan.
Dalam penjelasannya, Indah menyebutkan beberapa kriteria penting yang menjadi dasar penilaian penghargaan ini. Kriteria tersebut mencakup aspek tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, serta program-program yang mendukung aksi anti korupsi. Ia menekankan bahwa peningkatan gerakan anti korupsi dalam tata kelola pemerintahan merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan.
Selain itu, anugerah ini juga merupakan wujud konkret dari peran IIPG sebagai mitra strategis pemerintahan. IIPG berkomitmen untuk mendukung reformasi dalam sektor governansi publik agar pemerintah daerah dapat mencapai kinerja terbaik sambil tetap menjaga sinergi dan harmonisasi di antara berbagai sektor.
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan harapan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Anas Urbaningrum. Ditekankan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengintegrasikan semua aplikasi yang ada di Lumajang. Ini dianggap penting untuk mempermudah pelayanan publik dan mendukung kelancaran roda pemerintahan. Oleh karena itu, integrasi digitalisasi dalam struktur pemerintahan Kabupaten Lumajang menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.
ANTARA
Pemerintah Kabupaten Lumajang Raih Anugerah Pandu Negeri Gold
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
Komentar (0)
Memuat komentar…







