JAYAPURA –
**Borneonews - Puncak Jaya**, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Bidang Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan telah melaksanakan program edukasi dan sosialisasi mengenai isu pencemaran serta kerusakan lingkungan di wilayah Distrik Mulia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah potensi terjadinya bencana alam. Kepala Bidang Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan, Dosina Wonda, menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. Menurutnya, tindakan pencegahan merupakan langkah krusial agar kesadaran kolektif terhadap lingkungan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. Dosina menjelaskan, selama ini masih banyak masyarakat yang tidak memperhatikan kebersihan lingkungan dengan sembarangan membuang sampah ke sungai dan lembah. Praktik tersebut dapat berakibat fatal, seperti terjadinya banjir, pencemaran air, serta kerusakan ekosistem akuatik. Oleh karena itu, edukasi yang diberikan diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sungai dan gunung di sekitar mereka. "Diharapkan masyarakat dapat menjaga kebersihan dan memahami bahwa limbah tidak seharusnya dibuang sembarangan, terlebih ke sungai, karena ruang tersebut bukanlah tempat pembuangan sampah," ungkapnya. Lebih lanjut, Dosina mengajak seluruh warga Kabupaten Puncak Jaya untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi kebaikan bersama. Dengan cara ini, diharapkan wilayah tersebut dapat terbebas dari risiko bencana alam yang merugikan. Dalam kesempatan yang sama, Yohanes Hanok Yose Reyaan, Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan serta Perubahan Iklim Provinsi Papua Tengah, menyampaikan keyakinannya bahwa pemberian pemahaman yang baik kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dapat membantu mereka terhindar dari bencana alam. "Kami mengingatkan pentingnya menjaga alam dan lingkungan yang telah terpelihara dengan baik agar keberlangsungan ekosistem tetap terjaga," ujarnya. Sebelumnya, pihak terkait telah melangsungkan sosialisasi, disusul dengan pemasangan spanduk di sepanjang jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat mengenai isu lingkungan yang krusial ini. ANTARA