MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, PT PLN (Persero) telah berhasil memberikan akses listrik yang tidak terputus selama 24 jam kepada 494 keluarga di 25 desa yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Pemberian layanan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional. Keberadaan infrastruktur kelistrikan ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menciptakan layanan listrik yang merata dan adil bagi seluruh masyarakat, termasuk di daerah yang termasuk dalam klasifikasi Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Menurut General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, tantangan yang dihadapi oleh tim PLN untuk melistriki desa-desa ini, khususnya Desa Ilan Batu Uru, bukanlah hal yang mudah. Infrastruktur yang terbatas menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi. Budiono mengungkapkan bahwa akses jalan menuju desa masih berbatu dan sering mengalami longsor, serta keberadaan desa di daerah dataran tinggi menambah kesulitan dalam pencapaian. Meskipun demikian, semua rintangan tersebut tidak menghentikan tekad tim PLN untuk membawa listrik ke seluruh penjuru negeri. Ia menyatakan, "Cuaca ekstrem pun kami lalui, dan semua itu dilakukan untuk melistriki saudara-saudara kita yang berada di dusun terpencil Sulawesi Selatan." Budiono juga menegaskan bahwa PLN terus berupaya untuk memperluas akses listrik, karena listrik saat ini dianggap sebagai kebutuhan dasar masyarakat. "Kami berkomitmen akan terus mengakselerasi pemerataan listrik sampai wilayah 3T, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar di malam hari," tambahnya. Penyalaan listrik secara simbolis dilakukan di Desa Ilan Batu Uru, yang terletak di Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu. Acara tersebut dihadiri oleh Asisten II Kabupaten Luwu, Suparman, serta jajaran manajemen PLN. Suparman menyampaikan apresiasi yang tinggi atas upaya PLN dalam melistriki daerah terpencil, dan yakin bahwa dengan hadirnya listrik PLN 24 jam, perekonomian serta tingkat pendidikan masyarakat akan mengalami peningkatan. Ia juga menambahkan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah mewujudkan listrik 24 jam di desa kami. Mengingat tantangan topografi Kabupaten Luwu yang terdiri dari pegunungan sulit diakses, kami sebagai pemerintah daerah akan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan PLN dalam menjangkau wilayah-wilayah pelosok." Suparman memercayai bahwa keberadaan listrik juga akan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan pendidikan, karena anak-anak dapat belajar di malam hari. Dengan hal itu, tokoh adat Desa Ilan Batu Uru, Suleman, juga memberikan apresiasi kepada PLN. Ia menyatakan, "Kami, masyarakat Desa Ilan Batu Uru, sangat bersyukur karena dapat menikmati salah satu program pemerintah, yaitu listrik PLN." Suleman optimis bahwa hadirnya listrik PLN akan meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama di bidang pertanian. "Dengan adanya listrik, kami berencana menggunakan teknologi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari agar desa kami semakin maju," ujarnya. ANTARA