SURABAYA –
**Borneonews - Trenggalek**, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yang terletak di Jawa Timur, telah mengambil langkah strategis dengan mengajukan pengangkatan sebanyak 2.335 tenaga honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (*P3K*). Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan status bagi tenaga honorer yang mayoritas bekerja dalam bidang teknis. Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Trenggalek, Anik Suwarni, menjelaskan bahwa semua tenaga honorer yang diusulkan oleh Bupati telah dimasukkan ke dalam formasi *P3K*. Walaupun demikian, pelaksanaan pengangkatan ini masih akan menunggu regulasi yang berlaku. Anik memastikan bahwa berkas pengajuan tersebut telah disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diproses lebih lanjut. Diharapkan, rekrutmen *P3K* ini dapat dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Terdapat total 2.335 formasi yang diusulkan oleh pemerintah daerah, yang diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan pegawai dengan status yang lebih baik. Saat ini, BKD Trenggalek juga sedang fokus pada proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Anik mencatat bahwa dari 100 formasi yang tersedia, jumlah pelamar telah mencapai 1.378 orang hingga Rabu, tanggal 4 September. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring berjalannya waktu. Dalam rekrutmen ini, pelamar akan bersaing untuk mendapatkan 100 formasi CPNS, yang mencakup tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Rincian formasi untuk pengadaan CPNS 2024 menunjukkan adanya kebutuhan untuk 18 tenaga kesehatan dan 82 tenaga teknis. Dengan adanya langkah ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Trenggalek dapat meningkat, serta memberikan peluang yang lebih baik bagi tenaga honorer yang selama ini telah berkontribusi dalam berbagai bidang. ANTARA