PALEMBANG –
**Borneonews - Martapura**, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, yang terletak di Sumatra Selatan, telah mengambil langkah strategis dengan menyediakan layanan perbankan di kawasan pesisir Komering. Langkah ini diharapkan dapat memberi dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah, menyatakan bahwa kini wilayah pesisir Komering telah memiliki Kantor Kas Bank Sumsel Babel yang dapat diakses oleh masyarakat di Kecamatan Madang Suku II. Peresmian kantor kas tersebut dilakukan di Desa Kota Negara pada hari Kamis lalu. Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa dahulu terdapat berbagai stigma negatif mengenai keamanan di pesisir Komering, yang juga mencakup masalah kredit macet. Oleh karena itu, untuk mendirikan lembaga perbankan di area ini, pihak Bank Sumsel Babel memerlukan dukungan dari pimpinan daerah guna memastikan stabilitas keamanan. "Saya memastikan bahwa keamanan di daerah OKU Timur dapat mendukung berdirinya perbankan, yang pada gilirannya akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkap Lanosin. Harapannya, kehadiran kantor cabang pembantu ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan ekonomi warga di OKU Timur dan mendorong perkembangan yang lebih baik di masa depan. Bupati menekankan pentingnya keberadaan perbankan di wilayah-wilayah terpencil. "Agar perekonomian masyarakat bisa meningkat, fasilitas perbankan harus ada," tambahnya. Sementara itu, Muhamad Ramli Sinin, Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Martapura, juga menegaskan bahwa penyediaan layanan perbankan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir Komering. Pendirian kantor kas di Desa Kota Negara, lanjutnya, merupakan wujud dari keinginan masyarakat setempat. Menurut Ramli, hingga saat ini Kabupaten OKU Timur memiliki delapan kantor kas yang terdiri dari Kantor Kas Pemkab, Rawa Bening, Sukaraja, Petanggan, Nusa Bakti, Sidodadi, RSUD Tulus Ayu, dan Desa Kota Negara. Ia menambahkan bahwa setiap tahun saham Pemerintah Kabupaten OKU Timur mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, nilai saham tersebut diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar, dan akan meningkat menjadi Rp5 miliar pada tahun 2025. ANTARA