MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Tim futsal putra dari Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil meraih tempat di babak semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar pada tahun 2024. Keberhasilan ini diraih setelah mereka mengalahkan tim futsal Sulawesi Barat dengan skor yang cukup mencolok, yaitu 10-4. Pertandingan ini berlangsung di GOR Futsal Disporasu yang terletak di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Kamis. Pada pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi itu, tim NTT berhasil mencetak gol melalui para pemainnya: Elton Newton, Mario Kidang yang menyumbang empat gol, Alfiano Nau Bidaya, Ortega Johan, dan Glen Folkes. Sementara itu, tim Sulawesi Barat mencetak gol melalui M Ghifari Dwi Putra, Albrike Dessanno, Brace M Ghifari Putra, dan Arfandi. Usai pertandingan, pelatih tim NTT, Julianur Hadid, menjelaskan bahwa kunci kemenangan terletak pada strategi menekan lawan secara konsisten sepanjang laga. Meskipun tim lawan memberikan perlawanan yang cukup berarti, NTT mampu mengendalikan permainan. Ia juga menekankan pentingnya pemain menikmati permainan dan tidak memberikan tekanan berlebihan untuk mencetak banyak gol. "Kami menerapkan tekanan yang kuat sehingga mereka merasa tidak nyaman. Di babak kedua, perkembangan tim semakin baik dan kami bisa mencetak lebih banyak gol. Fokus saya lebih kepada mentalitas pemain untuk terus berjuang hingga detik terakhir," ungkapnya. Salah satu pemain NTT, Mario Kidang, mengungkapkan rasa tidak percayanya atas pencapaian tim yang berhasil melangkah ke semifinal. Ia merasakan adanya beban saat ditugaskan untuk mencetak gol ke gawang lawan. Di sisi lain, pelatih tim Sulawesi Barat, Yolla Hendro, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemainnya yang telah berjuang keras meskipun hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan. Ia menilai pengalaman yang didapatkan dalam pertandingan tersebut akan menjadi pelajaran berharga bagi timnya ke depan. “Banyak catatan yang perlu kami evaluasi; tampaknya kesiapan, pengalaman, dan banyaknya pemain muda yang mengikuti ajang sebesar PON memberikan tantangan tersendiri. Kami bersyukur meskipun ini adalah awal kami di kancah futsal Indonesia. Sayangnya, fasilitas kami masih tertinggal, dan Sulawesi Barat tidak memiliki lapangan dengan standar yang sebaik di Sumatera Utara,” tuturnya. ANTARA