**Borneonews - Banda Aceh**, Lifter asal Sulawesi Selatan, Rahmat Erwin Abdullah, meraih medali emas pada kategori angkat besi kelas 73 kilogram putra di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024 yang berlangsung di GOR Seramoe, Banda Aceh, pada hari Kamis.
Rahmat berhasil mencatatkan total angkatan sebanyak 345 kilogram, yang sekaligus menjadi rekor baru pada PON, mengalahkan rekor sebelumnya yang tercatat 343 kilogram. Prestasi ini menambah koleksi medali emas yang sebelumnya diraihnya saat berkompetisi di *Asian Games* Hangzhou 2022.
Dalam kompetisi kali ini, Rahmat menunjukkan performa yang sangat mengesankan tanpa hambatan dalam keenam percobaannya. Pada angkatan *snatch*, ia secara berturut-turut berhasil mengangkat beban seberat 140 kilogram, 147 kilogram, dan 153 kilogram. Sementara itu, pada angkatan *clean and jerk*, Rahmat juga tampil dominan dengan mengangkat 174 kilogram, dilanjutkan dengan 182 kilogram, dan akhirnya 192 kilogram.
Dengan hasil ini, Rahmat unggul dengan cukup signifikan dari para pesaingnya. Posisi kedua ditempati oleh Handoko Meitriana yang merupakan lifter dari Jawa Barat, dengan total angkatan 302 kilogram, meraih medali perak. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Mohammad Yasin dari Jawa Tengah dengan angkatan total 301 kilogram.
Dalam pelaksanaan angkatan *snatch*, Handoko mengalami kesulitan yang membuatnya gagal dalam dua percobaan angkatan yang masing-masing seberat 138 kilogram. Dengan demikian, catatan terbaiknya di *snatch* tercatat 135 kilogram. Namun, Handoko menunjukkan peningkatan saat melakukan *clean and jerk*, berhasil mengangkat 162 kilogram dan 167 kilogram, sebelum gagal pada upaya mengangkat beban 173 kilogram.
Di sisi lain, Yasin juga mengalami satu kegagalan dalam angkatan *snatch* pada beban 135 kilogram, namun berhasil mengangkat 130 kilogram dan 137 kilogram di dua percobaan lainnya. Saat beralih ke *clean and jerk*, Yasin sempat gagal pada percobaan pertamanya di 160 kilogram, tetapi mampu mengangkat beban yang sama di percobaan kedua dan kemudian berhasil meningkatkan beban menjadi 164 kilogram.
Kompetisi di kelas 73 kilogram putra ini diikuti oleh sembilan lifter, termasuk Rahmat, Handoko, dan Yasin. Selain mereka, terdapat juga enam lifter lainnya yang berpartisipasi, antara lain: Jeskiel Halitopo dari Papua Pegunungan, Ardaraya dari Jawa Timur, Ridha Yani dari Aceh, Ilham Taufik dari Sumatera Utara, I Ketut Ariana dari Bali, dan Singgih Arbianto dari Jawa Tengah.
ANTARA
Rahmat Erwin Abdullah Raih Emas Angkat Besi di PON 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







