**Borneonews - Surabaya**, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan standar layanan pada rumah sakit milik pemerintah di seluruh wilayah kabupaten dan kota. Fokus utama dari upaya ini adalah pada pelayanan dasar untuk penyakit kritis, termasuk jantung, stroke, dan kanker.
Menurutnya, diharapkan bahwa kualitas pelayanan di rumah sakit pemerintah yang tersebar di 514 kabupaten/kota dapat meningkat. Harapan tersebut mencakup penyediaan fasilitas kemoterapi untuk pasien kanker, prosedur kateterisasi untuk pemasangan ring jantung, serta layanan yang berkaitan dengan penanganan stroke.
Pernyataan itu disampaikan Menkes Budi Gunadi di Surabaya saat meresmikan pembangunan *topping off* Rumah Sakit Ciputra Surabaya. Rumah sakit ini menjadi yang keempat yang dibangun oleh perusahaan pengembang properti setelah RS Citra Raya di Tangerang, RS Citra Garden City di Jakarta, dan RS Ciputra Mitra di Banjarmasin.
Lebih lanjut, Menkes mengungkapkan harapannya untuk pengembangan layanan operasi jantung di rumah sakit pemerintah di seluruh provinsi. Saat ini, layanan bedah toraks telah tersedia di 24 provinsi, dan ini diharapkan akan terus bertambah.
Menteri Kesehatan juga menjelaskan bahwa gangguan jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, selain penyakit stroke, kanker, dan hipertensi. Menurutnya, saat ini rumah sakit yang mampu menyediakan layanan bedah jantung terpadu masih sangat terbatas, sehingga peningkatan fasilitas dan jumlah tenaga medis menjadi prioritas.
Ketika meninjau RS Ciputra Surabaya, Menkes memberikan apresiasi terhadap berbagai layanan kesehatan yang didukung oleh peralatan kedokteran modern. Di antara teknologi kelas atas yang tersedia di rumah sakit tersebut adalah MRI 3 Tesla, CT Scan Dual Source, Cath Lab Bi-plane, serta teknologi radioterapi dan *Positron Emission Tomography* (PET) Scan.
"Rumah sakit ini akan mampu melengkapi dan mendukung layanan kesehatan yang mungkin tidak dimiliki oleh rumah sakit lainnya," ujar Menkes.
Pada kesempatan tersebut, Menkes juga didampingi oleh Direktur RS Ciputra, dr. Sisca Sindhuatmadja, serta Managing Director Ciputra Group, Harun Hajadi, yang melakukan tinjauan terhadap berbagai fasilitas di rumah sakit yang baru resmi beroperasi pada tanggal 24 Agustus 2024.
Harun Hajadi menyebutkan bahwa pembangunan rumah sakit ini sejalan dengan visi dan misi almarhum Ir. Ciputra yang ingin memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat empat layanan unggulan yang ditawarkan, di antaranya adalah *Heart & Vascular*, yang merupakan pusat layanan untuk jantung dan pembuluh darah, mencakup seluruh aspek perawatan mulai dari konsultasi hingga rehabilitasi.
Selanjutnya, layanan *Neuroscience* disediakan sebagai pusat untuk perawatan sistem saraf, meliputi otak, saraf tulang belakang, dan saraf tepi. Selain itu, layanan *Oncology* juga tersedia, yang mencakup setiap aspek perawatan kanker dari deteksi dini hingga penanganan langsung seperti pembedahan dan kemoterapi.
Sebagai tambahan, Ciputra Hospital Surabaya menjalin kerja sama dengan Singapore Medical Group (SMG) untuk *Ciputra SMG Curie Cancer Center*, yang berfokus pada perawatan kanker. Menkes menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus melengkapi fasilitas dan peralatan kesehatan demi meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.
ANTARA
Pemerintah Tingkatkan Layanan Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







