**Borneonews - Bantul**, Pemerintah Kabupaten Bantul, yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, baru-baru ini melaksanakan acara Bincang Sejarah dan Pertunjukan Seni sebagai bagian dari peringatan peristiwa sejarah keistimewaan daerah ini. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama mengenai sejarah dan budaya Mataram Islam.
Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Yanatun Yunadiana, menjelaskan bahwa acara ini diadakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap warisan sejarah yang kaya. Peringatan tersebut berlangsung di Gerbang Pleret, sebuah situs bersejarah yang memiliki kedalaman makna dalam sejarah Mataram Islam. Tema yang diangkat dalam acara ini adalah "Andakara Kerta Raharja", yang melambangkan harapan luhur, diibaratkan seperti sinar matahari yang membawa petunjuk menuju kemakmuran dan kesejahteraan.
Melalui tema tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan semangat keistimewaan serta termotivasi untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang ada. Diskusi sejarah yang berlangsung diharapkan dapat memperdalam pemahaman tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kepahlawanan serta keanekaragaman budaya lokal. Selain itu, pertunjukan seni dalam acara tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengawetkan dan mengembangkan tradisi kebudayaan yang ada di daerah ini.
Yanatun menambahkan, Peringatan Peristiwa Sejarah Keistimewaan DIY ini diharapkan dapat menjadi wadah edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan dan kesatuan serta memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat di Bantul.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, mengungkapkan pentingnya Undang-Undang Keistimewaan DIY yang mendatangkan sejumlah manfaat langsung bagi warga. Menurutnya, masyarakat di Bantul dapat merasakan aman dan nyaman berkat perlindungan yang diberikan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Panidradya Kaistimewaan atas dukungannya dalam pengembangan dan pelestarian kebudayaan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Bantul untuk terus bertransformasi dan memperkuat identitas budaya serta sejarah Mataram Islam, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan daerah ini. Dengan demikian, upaya ke arah peningkatan kesenian dan kebudayaan di Bantul akan terus diintensifkan.
ANTARA
Edukasi Sejarah dan Budaya Mataram Islam di Bantul Melalui Seni
Bagikan:

YOGYAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
IAEA Siap Verifikasi Aktivitas Nuklir Iran, Dorong Solusi Diplomatik
Menjadi Peserta, Pegawai BPJS Kesehatan Ini Turut Rasakan Manfaat Program JKN
Marquez Kembali Pimpin Klasemen Setelah Menangi Sprint di Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







