**Borneonews - Mojokerto**, Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan perhatian khusus terhadap warga Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, bernama Oktavia Dwi Rahmadani yang berusia 18 tahun. Oktavia diketahui mengidap disabilitas intelektual sekaligus tumor uterus.
Melalui rilis yang diterima dari Kementerian Sosial, terungkap bahwa keberadaan Oktavia ditemukan melalui pemantauan media. Dia tinggal bersama kakaknya, Septi, yang berperan besar dalam perawatan dan kesejahteraannya.
Mari kita doakan agar Oktavia cepat sembuh. Untuk membantu proses penyembuhannya, penting baginya untuk selalu merasa bahagia. Sementara itu, saya juga menyarankan untuk mengonsumsi daun kelor sebagai salah satu langkah alternatif dalam pengobatan. Ketika saya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, saya pernah melihat kasus serupa dan berhasil sembuh dengan pengobatan tersebut, ungkap Mensos Risma.
Kemensos kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat beserta tim dari Kementerian untuk memantau secara terus-menerus kondisi kesehatan Oktavia beserta tindak lanjut pengobatannya agar mendapatkan perawatan yang optimal.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak bagi Oktavia, Kemensos melalui Sentra Margo Laras Pati memberikan sejumlah bantuan. Bantuan ini terdiri dari sembako, nutrisi, perlak, pampers dewasa, kasur, pakaian, dan alat bantu seperti kursi roda. Selain itu, Oktavia juga menerima uang bantuan operasional untuk menunjang perawatannya.
Tak hanya itu, Risma juga menekankan pentingnya pemberdayaan bagi Septi, yang menjadi tulang punggung keluarga. Pihak kementerian memberikan bantuan berupa usaha toko kelontong yang berada di depan rumah mereka, serta peralatan sekolah dan mainan edukatif untuk kedua anak Septi.
Sebagai informasi tambahan, Oktavia lahir dengan disabilitas intelektual yang ditandai dengan kesulitan belajar serta kesulitan bicara. Kakaknya, Septi, baru menyadari kondisi Oktavia ketika dia hendak memakaikan baju seragam sekolah dan menemukan benjolan di bagian perut sebelah kanan. Setelah penemuan tersebut, Septi membawa Oktavia ke RS Gatoel Mojokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di rumah sakit tersebut, Oktavia dirujuk ke RS Angkatan Laut Surabaya. Namun, proses perawatan sempat terhenti karena biaya yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, mengakibatkan penurunan kondisi kesehatan Oktavia. Hal ini menunjukkan pentingnya dukungan sosial untuk mereka yang mengalami kesulitan dalam hal kesehatan dan ekonomi.
ANTARA
Dukungan Kementerian Sosial untuk Disabilitas di Mojokerto
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







