BANTEN –
**Borneonews - Serang**, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang menyatakan dukungannya yang kuat terhadap Pemerintah Kabupaten Serang dalam pelaksanaan program *smart city*. Inisiatif ini dianggap penting untuk memajukan kehidupan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan di wilayah tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, mengungkapkan dukungannya secara pribadi terhadap program *smart city* dalam sebuah pernyataan. Menurutnya, dukungan ini bertujuan untuk memberikan layanan publik yang optimal dari pemerintah daerah kepada seluruh warga Kabupaten Serang. Bahrul berharap draf dokumen yang telah disusun selama bulan Juli hingga penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) dapat memenuhi segala kebutuhan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya upaya saat ini demi mencapai layanan yang ideal serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menjelaskan, “Saya berharap kehadiran *smart city* dapat memperbaiki berbagai aspek yang perlu ditangani, melengkapi fasilitas yang kurang, dan menyempurnakan apa yang belum optimal dalam perkembangan waktu yang ada.” Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Persandian, dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang, Haerofiatna, menambahkan bahwa proyek *smart city* saat ini sedang berada dalam tahap penyusunan master plan. Setelah master plan selesai disusun, rencananya akan diserahkan kepada Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, secara bertahap agar sesuai dengan ketersediaan anggaran. “Tim kami sedang mencari sumber anggaran yang hemat dan bisa lebih cepat disesuaikan dengan konsep *quick win*, sesuai dengan master plan yang ada,” ujarnya. Program *smart city* di Kabupaten Serang mencakup enam dimensi utama, yaitu *smart governance*, *smart branding*, *smart economy*, *smart living*, *smart society*, dan *smart environment*. Menurut Haerofiatna, dimensi-dimensi tersebut direncanakan untuk diterapkan secara bertahap. Salah satu contohnya adalah aplikasi *Serang Tatu Smart Government* yang telah diluncurkan, serta inisiatif *sikonde* yang berfokus pada penataan sentra perikanan di Kabupaten Serang dengan pendekatan *one village one product*. Ia optimis, meskipun proses pembangunan *smart city* tidaklah mudah, diharapkan dapat mencapai target dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan. ANTARA