**Borneonews - Makassar**, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, telah mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan kerja sama di bidang pendidikan dan lingkungan. Pertemuan tersebut berlangsung di Makassar pada hari Kamis.
Ramdhan Pomanto, yang akrab disapa Danny, menyatakan bahwa kunjungan Penny bukanlah yang pertama kalinya. Dia menekankan bahwa sudah ada kolaborasi yang terjalin cukup lama antara kedua belah pihak. Danny menyambut baik kehadiran Penny, yang merupakan kesempatan untuk berbagi informasi berkaitan dengan sejarah, pendidikan, serta proyek penelitian yang sedang berlangsung.
Dalam perbincangannya, Danny menyoroti banyaknya warga Makassar yang memilih Australia sebagai tujuan untuk melanjutkan pendidikan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama pendidikan antara kedua negara telah terjalin dengan baik.
Selain itu, Danny juga menjajaki peluang kerja sama dalam mengurangi emisi karbon. Langkah ini penting demi mendukung program Makassar sebagai Kota Rendah Karbon (*Low Carbon City*). Danny menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Australia telah ada sejak lama dan melibatkan berbagai program. Banyak lulusan dari universitas terkemuka di Australia yang kini berkontribusi di Makassar.
Danny mengungkapkan bahwa dalam aspek pembangunan, penggunaan material bangunan, seperti kaca, dapat meningkatkan emisi karbon. Ia menjelaskan bahwa kaca mampu memicu peningkatan suhu yang lebih tinggi dibandingkan dengan sinar matahari, sehingga berkontribusi pada emisi karbon. Ia menegaskan ketertarikan pihaknya untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai masalah ini.
Selanjutnya, ia menambahkan bahwa Makassar memiliki semangat untuk beralih ke model yang rendah karbon, yang senada dengan hasil riset yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Saat ini, Pemerintah Kota Makassar juga telah mulai menerapkan penggunaan panel surya di sekolah-sekolah, serta motor listrik. Tidak hanya itu, pembangunan Pusat Pengelolaan Sampah Lingkungan (*PSEL*) juga rencananya akan dimulai dalam waktu dekat.
Dalam kesempatan yang sama, Dubes Australia, Penny Williams, menyampaikan bahwa dia telah menjalani beberapa kunjungan di Makassar dan menjalin pertemuan dengan Danny sebelumnya. Penny mengungkapkan bahwa diskusi mereka mencakup berbagai aspek kerja sama antara Australia dan Makassar, terutama di bidang pendidikan, penelitian, investasi, dan perdagangan. Penny juga menambahkan bahwa mereka membahas sejarah panjang hubungan antara Makassar, Sulawesi Selatan, dan Australia.
ANTARA
Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan antara Makassar dan Australia
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Salurkan Kredit Rp53 Triliun kepada 2,1 Juta Debitur
Realisasi KUR Tembus Rp260 Triliun hingga Oktober 2026
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Komentar (0)
Memuat komentar…







