**Borneonews - Medan**, Pemerintah Kota Medan, yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, menunjukkan optimisme yang tinggi untuk memperoleh kembali penghargaan *piala Adipura*. Harapan ini muncul setelah kota tersebut berhasil meraih prestasi serupa selama dua tahun berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
M Sofyan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat di Setda Kota Medan, menyatakan bahwa pada tahun 2023, kota ini telah berhasil membawa pulang piala Adipura, sedangkan pada tahun sebelumnya, Medan mendapatkan sertifikat Adipura. "Dengan prestasi yang telah diraih dalam dua tahun terakhir, kami yakin bahwa pada tahun 2024 ini, Kota Medan akan kembali meraih penghargaan Adipura," ungkap Sofyan dalam sebuah pernyataan di Medan.
Sofyan juga menegaskan bahwa proses penilaian untuk penghargaan Adipura di tahun 2024 akan berbeda dari sebelumnya. Sebab, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI akan melakukan penilaian hanya sekali saja. Untuk itu, pihaknya telah meminta semua perangkat daerah, khususnya yang berkaitan dengan wilayah, untuk menyiapkan titik-titik pantau yang akan dinilai dengan sebaik mungkin.
"Persiapan sebelum kedatangan tim penilai sangat penting. Kami harus memastikan bahwa semua titik pantau yang akan dikunjungi sudah dalam keadaan siap. Hal ini sangat signifikan karena tim penilai hanya akan datang satu kali," jelas Sofyan menekankan pentingnya persiapan tersebut.
M Husni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, menambahkan bahwa titik-titik pantau untuk penilaian Adipura 2024 mencakup berbagai lokasi strategis. Hal ini meliputi Sistim Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (*SIPSN*), ruas jalan arteri sekunder, jalan kolektor sekunder, serta jalan lokal sekunder. Selain itu, drainase, saluran terbuka, sungai, sekolah adiwiyata, Puskesmas, serta RSUD juga akan menjadi fokus.
Lebih lanjut, Husni menjelaskan bahwa beberapa lokasi lain yang akan dinilai adalah kantor organisasi perangkat daerah, Stasiun Kereta Api, pelabuhan, terminal, program kampung iklim, serta tempat pengolahan sampah dengan konsep reduce, reuse, recycle.
Selain itu, adanya kawasan bebas sampah, pasar yang dikelola oleh PUD Pasar, Medan Zoo, taman, ruang terbuka hijau, hutan kota, serta bank sampah induk dan unit, serta tempat pemrosesan akhir sampah juga akan termasuk dalam penilaian.
Dalam upaya mempertahankan penghargaan Adipura yang telah diraih sebelumnya, Husni menekankan pentingnya kolaborasi antara semua perangkat daerah di lingkungan Pemkot Medan. "Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan untuk menjaga gelar Adipura. Jika kami bisa meraih Adipura tiga kali berturut-turut, maka kami akan mendapatkan penghargaan lebih tinggi, yaitu Adipura Kencana," tutup Husni.
ANTARA
Medan Siap Kembali Raih Piala Adipura dengan Optimisme Tinggi
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Komentar (0)
Memuat komentar…







