MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakhrulloh, telah mengumumkan niatnya untuk memberikan penghargaan berupa beasiswa dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah kepada kafilah Sulawesi Selatan yang berhasil meraih prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-30 yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 di Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam sebuah pernyataan di Makassar, Zudan mengaku terkejut saat mendengar bahwa hadiah untuk juara pertama mencapai Rp250 juta. Dia menekankan pentingnya fokus pada penampilan dan teknik terbaik dalam kompetisi tersebut, serta menjanjikan tambahan bonus bagi mereka yang menunjukkan performa luar biasa. Selain itu, bagi pemenang di posisi pertama, kedua, dan ketiga, Zudan berjanji akan memberikan beasiswa untuk pendidikan jenjang S1, S2, hingga S3. Zudan menjelaskan bahwa perhatian utama dirinya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi mereka yang berkontribusi dalam kegiatan positif seperti *jihad fisabilillah*, *amar ma'ruuf nahi munkar*, dan *fastabiqul khairat*. Ia mengajak para peserta untuk bertanding dengan fokus dan niat tulus dalam mengagungkan nama Allah SWT. "Dengan membesarkan Allah SWT, kita juga akan mendapatkan pengakuan dari-Nya," ujarnya, memberikan semangat kepada kafilah Sulsel. Lebih lanjut, Zudan menyatakan bahwa dirinya akan menghadiri acara pembukaan MTQ di Samarinda. Ia meminta semua peserta untuk tidak merasa sombong atau terlalu percaya diri. Dia berpesan untuk menghilangkan perasaan tersebut dan tampil dengan kemampuan terbaik tanpa beban. "Saya optimis karena kalian sudah dilatih oleh pelatih-pelatih terbaik," tuturnya. Selain itu, mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Barat ini mendorong agar setiap kegiatan positif seperti MTQ dapat dipublikasikan melalui media. Dalam konteks saat ini, menjelang pemilihan kepala daerah, Zudan mengajak semua pihak untuk menyebarkan berita baik sebagai usaha untuk menyejukkan suasana yang mungkin sedikit memanas. Acara pelepasan kafilah MTQ Sulsel ditandai dengan penyerahan bendera LPTQ kepada pimpinan kafilah yang diwakili oleh Mulyadi Iskandar, Kabid Penaiszawa dari Kanwil Kemenag Sulsel. Sebanyak 54 peserta dari Sulawesi Selatan akan berpartisipasi dalam kompetisi nasional yang berlangsung dua tahun sekali ini. Mereka didampingi oleh dua pelatih, enam pendamping, dan 51 ofisial serta akan mengikuti seluruh cabang lomba yang tersedia, sebanyak delapan cabang dan 23 golongan. Acara ini dihadiri pula oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua MUI Sulsel Prof. Najamuddin, Plt. Kepala Biro Kesra Sulsel H. Muh. Hasim, Asisten I Bidang Pemerintahan Sulsel Muh. Rasyid, Ketua Baznas Sulsel, serta beberapa Kabag Kesra dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. ANTARA