BORNEONEWS, Sampit - Harga bawang di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali meningkat tajam. Bahkan saat ini di pasaran mencapai Rp60 ribu per Kg, Rabu (20/7/2016).
Harga tersebut terpantau di Pasar Mangkikit atau Pasar Subuh, dimana harga bawang yang sebelumnya hanya berkisar Rp32 ribu per Kg, kini naik menjadi Rp60 ribu per Kg.
“Iya harga bawang saat ini memang naik drastis, kami tidak tahu kenapa bisa hal tersebut terjadi,” ujar Ria, salah satu pedagang bawang di Pasar Mangkikit, Rabu (20/7/2016).
Kenaikan yang cukup signifikan tersbeut tidak diketahui pedagang apa sebabnya. Karena saat mereka membeli dari agen harga sudah tinggi. Sehingga dengan terpaksa mereka juga menaikkan harga bawang tersebut.
Selain di Pasar Mangkikit, di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit juga mengalami kenaikan. Dimana saat ini harga bawang merah mencapai Rp55 ribu per Kg. namun ada juga yang lebih rendah yakni Rp47 ribu hingga Rp48 ribu per kg. hal itu tergantung pedagang dapat harga dari agen.
Kenaikan itu diakui sejumlah pedagang sudah beberapa hari terakhir, namun faktor dari naiknya harga bawang merah itu belum diketahui persis. Apalagi saat ini pengiriman dari pulau jawa tidak ada gangguan.
“Biasanya haraga akan naik pada saat ada kendala dalam pengiriman, atau stok sedang kosong. Namun saat ini tidak menunjukkan adanya hal tersebut,” ungkap Fazriannur, salah satu pedagang sembako di PPM Sampit.
Sedangkan untuk bawang merah yang ada di daerah ini, kebanyakan di darangkan dari daerah Poso ataupun Bima. Yang mana untuk pengirimannya melalui kapal barang, yang biasanya datang dalam setengah bulan sekali. (M HAMIM/m)








