BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Ketua sementara DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan rencananya untuk menyempurnakan program bantuan keuangan infrastruktur desa yang dikenal dengan sebutan *Satu Miliar Satu Desa* (Samisade). Tujuan dari penyesuaian ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Bojonggede pada hari Kamis, Rudy mengungkapkan bahwa ia tengah mengajukan perubahan pada nomenklatur program tersebut. Rencananya, program ini akan diarahkan agar mencakup kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan dan tidak sekadar terbatas pada infrastruktur. Rudy menjelaskan, perubahan tersebut akan menghapus klasifikasi bantuan keuangan hanya untuk infrastruktur. "Kami sedang mengkaji untuk merombak bantuan keuangan infrastruktur desa menjadi bantuan keuangan desa yang lebih luas," ungkapnya. Dengan penyesuaian ini, Program Samisade nantinya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada para warga, termasuk upaya untuk membantu mereka meraih gelar sarjana. "Sehingga, akan ada program beasiswa satu sarjana untuk satu desa. Selain itu, dana tersebut juga dapat digunakan untuk kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat di tingkat desa," lanjut Rudy. Rudy turut mengemukakan keyakinannya bahwa fokus pembangunan untuk periode 2025-2030 tidak akan terbatas hanya pada infrastruktur. Pembangunan sumber daya manusia juga akan menjadi prioritas utama. "Karena, investasi terbaik saat ini bukanlah tanah atau apartemen, melainkan investasi dalam sumber daya manusia itu sendiri," tegas Rudy. Upaya-upaya ini menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan SDM yang berkelanjutan. ANTARA