BORNEONEWS, Gunung Mas - Pada 2016 ini, sebanyak 2.519 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendapat alokasi beras miskin (raskin),

Demikian disampaikan kepala Bagian Administrasi Ekonomi dan Sumber Daya Alam , Gantian Pasti, saat dibincangi wartawan diruang kerjannya, Rabu (20/7/2016).

“Jumlah pagu sebanyak 453.420 kilogram (Kg) atau setara dengan 15 kg per RTS per bulan,” ungkap Kepala Bagian Administrasi Ekonomi dan Sumber Daya Alam  Gantian Pasti, saat kepada wartawan di ruang kerjannya, Rabu (20/7/2016).

Dia menyampaikan, untuk penentuan jumlah penerima raskin di Kabupaten Gumas berdasarkan hasil pendatan Program Perlindungan Sosial (PPS) tahun 2011. Data tersebut dikelola langsung oleh Tim Nasional Percepatan Penaggulangan Kemiskinan (TNP2K), yang berkantor di Sekretariat Wakil Pressiden.

“Untuk penerima raskin masyarakat adalah masyarakat di 12 kecamatan yang tersebar di 115 desa/kelurahan,” terangnnya.

Dia menyampaikan, untuk penyaluran raskin di wilayah Kabupaten Gumas dilakukan oleh Badan Logiatik (Bulog), baik itu Bulog di Palangka Raya mau pun gudang Bulog di Kuala Kurun. Sementara untuk penyaluran dilakukan satu kali dalam tiga bulan. Sementara harga beras ditetapkan Rp1.600 per kilogram sampai ke titik distribusi.

“Untuk satu kali penyaluran, masing-masing RTS menerima 45 kilogram raskin. Kusus untuk tahun ini adminiatrasi penyaluran sudah sampai Agustus 2016,” ucap dia.

Gantian Pasti melanjutkan, Gudang Bulog Kuala Kurun menyalurkan ke Kecamatan Kurun, Tewah, Kahayan Hulu Utara, Damang Batu dan Miri Manasa. Sementara Bulog Palangka Raya menyalurkan ke Kecamatan Mihing Raya, Sepang, Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing dan Kecamatan Manuhing Raya.

“Untuk jumlah RTS penerima raskin di Kabupaten Gunung Mas dari 2014-2016 tidak ada perubahan yakni 2.519 RTS, dengan jumlah pagu yang sama yaitu 453.420 Kg,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Gumas Arton S Dohong meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penyaluran raskin, supaya benar-benar tepat sasaran. Mengingat program raskin merupakan salah satu upaya penanggulangan kemiskinan.  (EPRA SENTOSA/m))