BORNEONEWS, Barito-Selatan - Dari 135.553 jiwa jumlah penduduk di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), sebanyak 46 persen di antaranya masuk kategori pemuda.

“Sebanyak 46 persen tersebut adalah pemuda dengan kategori umur 15-40 tahun,” kata Bupati Barito Selatan Farid Yusran kepada Borneonews, di ruang kerjanya, Rabu (20/7/2016).

Bupati mengatakan, banyaknya jumlah pemuda tersebut harus dikelola dengan baik, karena apabila tidak, maka mereka dapat berpotensi menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Agar tidak berpotensi menjadi gangguan, lanjutnya, pemkab Barito Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan dan juga mempersiapkan berbagai program salah satunya di bidang pendidikan.

Program tersebut yakni pada bidang pendidikan salah satu tertuang dalam Sapta Program Pembangunan Barsel dalam rangka untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

“Supaya generasi muda Barsel dapat terampil dan siap pakai, kita sudah membangun sekolah menengah kejuruan (SMK) di beberapa kecamatan dan untuk jurusannya disesuaikan kebutuhan masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Barito Selatan telah mempersiapkan beasiswa berprestasi bagi siswa–siswi yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang strata 1 (S-1) pada jurusan kedokteran.

“Saat ini kita telah menjalin kerjasama dengan Universitas Palangka Raya (Unpar) untuk jurusan kedokteran. Dalam setiap tahunnya tiga orang siswa siswi berprestasi Barsel mendapatkan beasiswa masuk pada jurusan tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi masuk kuliah jurusan pertanian dan pertambangan maupun jurusan lainnya yang memang diperlukan Pemkab Barsel.

Beasiswa tidak hanya bagi yang meneruskan ke jenjang S-1, akan tetapi beasiswa juga akan diberikan kepada mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan ke jenjang Strata 2 (S-2), bahkan ke jenjang S-3.

“Selain itu, kita juga menyiapkan bantuan bagi mahasiswa yang tidak mendapatkan beasiswa rutin seperti untuk mahasiswa semester akhir yang hendak melakukan penelitian dan penyusunan skripsi,” ujarnya. (URIUTU DJAPER/m).