BORNEONEWS, Gunung Mas - Hotel Gunung Mas di jalan Sangkurun, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), tutup total. Terkait hal tersebut, akan dibentuk tim untuk menentukan nasib Hotel Gunung Mas.

“Dalam waktu dekat akan dibentuk tim untuk membahas masalah Hotal Gunung Mas,” kata Kepala Bidang Aset, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kabupaten Gumas Hardeman kepada bornoenews, Selasa (19/7/2017).

Menurut Hardeman, tim nanti yang akan dibentuk akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan Hotel Gunung Mas. Kemudian, tim juga akan menghadap Bupati Gumas untuk mencari solusi dan hal yang dilakukan terkait Hotel Gunung Mas. Mengingat nasib hotel milik Pemkab Gumas sudah lama tidak difungsikan.

“Apakah nanti Hotel Gunung Mas direhap atau diberikan kesempatan kepada pihak ketiga mengelola dan memperbaiki pasilitas yang diperlukan. Itu akan ditentukan setelah tim melakukan pertemuan dan membahasnya dengan Bapak Bupati Gunung Mas,” terang Hardeman.

Dia melanjutkan, beberapa bulan lalu sebelum tutup total, Hotel Gunung Mas dikelola oleh Perusahan Daerah (Perusda) Gunung Mas Perkasa. Namun perusda tersebut tidak lagi mengelola hotel sehingga saat ini Hotel Gunung Mas tutup total. Padahal, Hotel tersebut aset berharga dan terletak di daerah strategis di pusat kota.

“Kita juga berharap dalam waktu dekat ada solusi terkait Hotel Gunung Mas sehingga bisa difungsikan lagi seperti sebelumnya,” cetus dia.

Ditemui terpisah, sejumlah masyarakat yang tinggal di Kuala Kurun menyesalkan atas penutupan Hotel Gunung Mas yang telah berjalan beberapa bulan terakhir. Padahal, hotel tersebut dinilai sangat berpotensi untuk dikembangkan oleh Pemkab Gumas.

“Kok Hotel Gunung Mas tidak bisa dikelola, padahal bangunan hotel masih cukup layak tinggal dilengkapi beberapa fasilitas saja,” ujar Roddi, 35, warga Kuala Kurun.

Warga lainnya, Yanti, 47, mengharapkan, supaya Pemkab Gumas cepat mencari solusi terkait pengelolaan Hotel Gunung Mas sehingga hotel itu bisa difungsikan untuk melayani tamu seperti sebelumnya.

“Kita sangat mengharapkan Hotel Gunung Mas bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucap dia. (EPRA SENTOSA/m)