JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada sesi perdagangan Jumat. Kenaikan ini terjadi menjelang rilis data cadangan devisa Indonesia untuk bulan Agustus 2024 yang sangat dinanti-nanti oleh para investor. Pada saat pembukaan pasar di pagi hari, rupiah melesat naik sebanyak 12 poin, atau setara dengan 0,08 persen, sehingga berada di posisi Rp15.389 per dolar AS. Sebelumnya, nilai tukar rupiah tercatat Rp15.401 per dolar AS. Seorang analis, Lukman Leong, menjelaskan bahwa investor kini sedang menanti pengumuman mengenai cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis pada siang hari ini. Ia memperkirakan bahwa data cadangan devisa tersebut akan menunjukkan tren positif, sejalan dengan masuknya aliran dana asing yang cukup signifikan, serta meredanya tekanan dari penguatan dolar AS. Lebih lanjut, rupiah berpotensi untuk bergerak lebih kuat terhadap dolar AS yang menunjukkan pelemahan. Hal ini disebabkan oleh laporan data pekerjaan di Amerika Serikat yang dikeluarkan oleh *Automatic Data Processing* (ADP) untuk bulan Agustus 2024. Dalam laporan tersebut, jumlah pekerjaan yang ditambahkan tercatat sebanyak 99 ribu, angka ini jauh lebih rendah dari ekspektasi awal yang memperkirakan penambahan sebanyak 145 ribu pekerjaan. Lukman memperkirakan bahwa rentang nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada hari ini akan berada antara Rp15.350 hingga Rp15.450. Pemulihan ini diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi perekonomian domestik. ANTARA