MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada dana yang tersedia untuk membayar *hosting fee* MotoGP Mandalika yang mencapai Rp231 miliar. Hal ini diakibatkan oleh banyaknya agenda nasional yang membutuhkan anggaran daerah, seperti penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, menyatakan bahwa pembiayaan untuk *hosting fee* tersebut perlu menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Ia menekankan bahwa saat ini fokus utama adalah pada persiapan Pilkada serentak, yang tentu saja menyita banyak anggaran yang ada. Gita menambahkan bahwa tanggung jawab membiayai *hosting fee* seharusnya diambil oleh pemerintah pusat, mengingat penyelenggaraan MotoGP Mandalika adalah sebuah acara nasional yang bukan hanya menjadi milik Nusa Tenggara Barat, tetapi juga berdampak pada reputasi Indonesia di kancah internasional. Saat ini, Pemerintah NTB sedang melakukan kajian mendalam mengenai dampak positif dari acara balapan motor ini terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data statistik mengenai kunjungan wisatawan yang menginap di hotel berbintang maupun non-bintang selama pelaksanaan MotoGP Mandalika pada 13-15 Oktober 2023, tidak terlihat adanya peningkatan yang signifikan. Menurut catatan Badan Pusat Statistik NTB, jumlah wisatawan yang menginap di daerah tersebut tercatat sebanyak 82.745 orang pada bulan September 2023. Jumlah ini sedikit meningkat menjadi 88.350 orang pada bulan Oktober 2023, namun kembali menurun menjadi 82.775 orang pada bulan November 2023. Lebih lanjut, Gita mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengetahui secara jelas mengenai mekanisme pembayaran untuk *hosting fee* tersebut. Ia berharap agar pemerintah pusat dapat menanggung seluruh pembiayaan, mengingat tidak adanya alokasi anggaran dari daerah untuk kebutuhan tersebut. Selain itu, banyaknya acara nasional yang harus dibiayai, termasuk Pilkada serentak dan pelaksanaan PON, menambah beban anggaran daerah. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) kini sedang menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait bantuan dalam pembayaran *hosting fee* MotoGP Mandalika yang total nilainya mencapai Rp231 miliar. Angka tersebut cukup besar jika hanya dipikul oleh pemerintah daerah. Di tahun 2023, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah mengalokasikan dana sebesar Rp78,8 miliar untuk belanja iklan *Wonderful Indonesia*. Pada tanggal 27 hingga 29 September 2024, Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah MotoGP untuk ketiga kalinya, dengan Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi penyelenggaraannya. MotoGP Mandalika 2024 diharapkan menjadi sebuah pergelaran yang inklusif, menjangkau tidak hanya kalangan penggemar otomotif, tetapi juga melibatkan seluruh lapisan masyarakat. ANTARA