**Borneonews - Jakarta**, Jessica Pegula menunjukkan ketangguhan yang luar biasa dengan berhasil bangkit setelah tertinggal satu set dan satu *break* untuk mengalahkan petenis asal Ceko, Karolina Muchova. Kemenangan ini mengantarkannya ke final Grand Slam pertamanya di ajang US Open, yang berlangsung pada malam hari waktu setempat, Kamis (5/9) atau Jumat WIB.
Petenis asal Amerika yang berada di peringkat enam dunia itu menyudahi pertandingan dengan skor akhir 1-6, 6-4, 6-2. Dengan hasil ini, Pegula bersiap untuk menghadapi Aryna Sabalenka, petenis nomor dua dunia sekaligus juara Australian Open, dalam laga perebutan gelar yang akan diadakan pada Sabtu (7/9).
Sabalenka pun tidak kalah menarik, karena ia berhasil mencapai final US Open untuk kedua kalinya secara beruntun setelah mengalahkan Emma Navarro, sesama petenis Amerika dengan angka 6-3, 7-6(7/2).
Setelah pertandingan, Pegula mengungkapkan, "Saya merasa beruntung masih bisa bertahan dalam pertandingan ini." Ia merujuk pada momentum krusial ketika lawannya kehilangan kesempatan untuk membuka keunggulan 3-0 dengan *double break* di set kedua. Pegula melanjutkan, "Ia membuat saya merasa seperti pemula, ia menguasai permainan, dan hampir membuat saya menangis, namun akhirnya semuanya kembali pada momen-momen kecil."
Dengan kegigihan yang ditunjukkan, Pegula, yang kini berusia 30 tahun, telah mencatatkan 15 kemenangan dari 16 pertandingan di lapangan keras musim panas di AS. Ia sebelumnya meraih gelar di Toronto, meski harus mengakui kekalahan di final Cincinnati melawan Sabalenka. "Ini adalah kesempatan untuk membalas dendam, tetapi saya tahu ia akan menjadi lawan yang sulit untuk dihadapi," ungkap Pegula.
Di set pertama, Muchova menunjukkan dominasi yang nyata dengan menyelamatkan tiga *break point* di gim ketiga, yang pada akhirnya berujung pada kekalahan cepat Pegula. Dia kehilangan servis pada gim keempat dan keenam, menjadikannya sebagai set yang sulit dengan hasil set pertama selesainya dalam waktu hanya 28 menit.
Kondisi ini menciptakan kemunduran signifikan bagi Pegula, yang sebelumnya berhasil mengalahkan petenis nomor satu dunia, Iga Swiatek, pada Rabu (4/9) untuk melaju ke semifinal. Muchova, setelah memastikan keunggulan 2-0 di set kedua, meraih tujuh gim berturut-turut sebelum Pegula akhirnya mampu menghentikan kekalahannya.
Reaksi Pegula datang dengan cepat, di mana ia berhasil meraih keunggulan 4-2 meskipun sempat ditahan imbang di 4-4. Momen penting kembali terjadi ketika Muchova melakukan kesalahan ganda pada *set point*, memberi Pegula kesempatan untuk menyeimbangkan kedudukan.
Di set penentuan, Pegula langsung tancap gas dengan keunggulan 3-0 dan kemudian 5-2 setelah gim ketujuh yang berlangsung hampir 10 menit. Kesalahan terakhir yang dilakukan Muchova, yang tercatat memiliki total 46 *unforced errors*, menjadi akhir dari pertandingan tersebut.
ANTARA
Pegula Tembus Final US Open, Tantang Sabalenka di Perebutan Gelar
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







