JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menekankan pentingnya pendekatan multifaset dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks. Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, menyatakan bahwa untuk menangani isu ini dibutuhkan usaha yang tidak sedikit. "Transisi energi dan masalah perubahan iklim sangat rumit, tidak ada cara instan untuk menyelesaikannya. Proses ini memerlukan waktu yang panjang dan berbagai upaya serta harus dilakukan dari berbagai sisi," ungkap Rachmat dalam forum Indonesia International Sustainability Forum (ISF) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada hari Jumat. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo juga menggarisbawahi bahwa kolaborasi menjadi elemen krusial dalam menangani krisis iklim. Menurutnya, kolaborasi bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Dia menekankan bahwa tanpa adanya kerjasama dan investasi, terutama dari entitas dengan kekuatan finansial yang lebih besar seperti negara-negara maju, keberhasilan perubahan besar tidak akan tercapai. Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut B Pandjaitan, sebelum itu mengemukakan bahwa penting untuk mengundang para ahli dan pembicara dari negara-negara berkembang. Hal ini dinilai penting untuk membangun kerjasama yang baik, yang dilandasi oleh pemahaman yang mendalam tentang isu-isu global serta teknologi yang seringkali lebih mudah diakses oleh negara-negara maju. Lebih jauh lagi, Rachmat menjelaskan bahwa pada hari kedua ISF 2024, beberapa topik menarik akan dibahas, di antaranya adalah konservasi *biodiversity*, program *Blue Halo S*, pariwisata berkualitas, dan upaya konservasi *mangrove*. Pada hari pertama forum tersebut, Presiden Joko Widodo memberikan pidato pembuka yang diakhiri dengan jamuan makan malam di kawasan Monumen Nasional (Monas). Jamuan tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin dan dimeriahkan dengan pertunjukan kolosal serta permainan cahaya yang menyoroti Monas. ISF 2024 merupakan platform resmi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia, bertujuan untuk mempertemukan para pemimpin dunia dari berbagai sektor dan negara. Forum ini diharapkan menjadi wadah untuk bertukar ide dan pengetahuan, serta menyajikan solusi dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Perhelatan ini akan berlangsung selama dua hari, mencakup berbagai agenda, mulai dari sesi utama dengan pembicara kunci, pleno, dialog tingkat tinggi, penandatanganan Memorandum of Understanding (*MoU*), pameran, hingga acara gala dinner. ANTARA